Qonita Serap Aspirasi Warga

326
Anggota DPRD Depok, Hj Qonita Luthfiyah saat menggelar reses di wilayah Kecamatan Sawangan

Sawangan | jurnaldepok.id
Anggota DPRD Kota Depok, Hj Qonita Luthfiyah menggelar pelaksanaan reses di Taman Pintar PMMD lingkungan RW 04 Kelurahan Sawangan Baru, Kecamatan Sawangan. Dalam kesempatan itu, Qonita menyerap berbagai macam aspirasi masyarakat baik terkait dengan program fisik maupun non fisik.

“Kami memiliki komitmen untuk mengakomodir dan merealisasikan aspirasi masyarakat, kegiatan reses ini tak lain untuk mendengarkan keluh kesah masyarakat,” ujar Qonita dihadapan peserta reses, Rabu (20/7).

Dari itu, Qonita lebih banyak memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk menyampaikan segala masukan dan usulannya terkait pembangunan di lingkungan baik fisik maupun non fisik. Tak hanya itu, ia juga meminta masyarakat bersabar terkait dengan realisasi pembangunan.

Sekretaris DPC Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kota Depok itu juga memberikan pemahaman kepada masyarakat bahwa sesungguhnya anggota dewan merupakan lembaga legislatif bukan eksekutif. Sementara eksekutor atau pemutus kebijakan tetap berada di pemerintah daerah.

“Aspirasi masyarakat jika sesuai dengan kebijakan, aturan, sarana dan fasilitas umum nya tetap akan kami sampaikan ke eksekutif melalui dinas terkait. Kami sifatnya mensuppot kebijakan itu, jadi ini harus dipahami oleh masyarakat,” paparnya yang berasal dari daerah pemilihan Sawangan, Bojongsari dan Cipayung.

Beberapa perwakilan RT, RW, LPM serta pemuda yang berada di wilayah Sawangan turut menyampaikan aspirasi terkait masalah saluran air, jalan lingkungan, posyandu hingga persoalan sampah.

“Kami berharap Ibu Qonita dapat mewujudkan sarana olahraga di wilayah Sawangan Baru ini, karena di wilayah kami ini belum ada sarana itu. Tak hanya itu, kami juga menginginkan adanya wadah untuk para pemuda berdiskusi,” usul Sahrul Maulana, perwakilan pemuda dalam acara reses tersebut.

Hal senada juga diungkapkan oleh ketua lingkungan setempat, di mana mereka menginginkan adanya pembangunan saluran air dan tempat atau wadah untuk menampung sampah sementara. Pasalnya, mereka merasa prihatin masih banyak warga yang membuang sampah di kali.

Berbagai macam uslan juga datang dari kaum ibu, di mana usulan mereka terkait dengan posyandu, majelis ta’lim dan BMT. n Rahmat Tarmuji

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here