Polisi Gadungan Dibekuk

281

Margonda | jurnaldepok.id
Gara-gara mengaku sebagai polisi berpangkat komisaris, Andriawan (38) terpaksa harus mendekam di balik sel tahanan. Aksi nekatnya itu lantaran dia mengaku polisi berpangkat komisaris dan bertugas di Satreskrim Polda Metro Jaya.

Polisi gadungan itu mengaku menjabat sebagai kanit jatanras. Untuk meyakini korban dan warga, pelaku membeli perlengkapan kepolisian berupa kaos Turn Back Crime dan dibordir dengan tulisan ‘Polda Metro Jaya Satkrimum Agung Bachtiar Sh Mh Sik’. Kemudian pelaku juga membeli handy talkie (HT) dan lencana kepolisian bertuliskan penyidik.

Dari perlengkapan itu akhirnya pelaku berhasil menipu dua korban. Dari kedua korbannya, dia berhasil mendapatkan satu unit ponsel dan uang Rp 2,5 juta. Uang itu didapat dari salah satu korbannya yang ternyata penyuka sesama jenis (gay).

“Dia suka sama saya. Terus saya coba minta uang dan dikasih,” ungkap Andriawan.

Sebelum mendapatkan uang, pelaku dan korban sempat menjalin komunikasi via BBM. Dalam percakapan itu keduanya sempat terlibat pembicaraan menjurus mesum. Bahkan mereka saling berkirim gambar porno. “Dia yang suka sama saya. Kalau saya sudah berkeluarga di Medan. Anak saya dua,” jelasnya.

Kini Andri mendekam di sel Polresta Depok. Dia dijerat pasal 372 KUHP tentang penipuan dengan ancaman lima tahun. “Dia juga memakai identitas palsu,” kata Wakil Kasat Reskrim Polresta Depok AKP Firdaus.n Nur Komalasari

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here