63 Lurah Dapat Teguran

240

Margonda | jurnaldepok.id
Sedikitnya 63 kepala kelurahan yang ada di Kota Depok diingatkan atas tugas dan tanggung jawabnya untuk melayani publik. Teguran disampaikan langsung oleh Wakil Walikota Depok, Pradi Supriatna melalui Asisten Tata Praja Kota Depok, Dudi Miradz.
Teguran tersebut disampaikan Dudi dalam Halal Bihalal dan sosialisasi kependudukan yang digelar Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Depok. Dalam kesempatan itu Dudi meminta agar para lurah tetap disiplin dan tepat waktu.
Salah satu contoh kasus, ia mendapatkan laporan warga melalui jejaring media sosial dimana ada ketidakdisiplinan operator di kelurahan usai libur lebaran.
“Saat usai sidak lebaran saya terima 10 laporan warga di Twitter bahwa usai lebaran pukul 8.30 WIB operator belum ada melayani publik. Ini tidak boleh terjadi lagi,” ujarnya, Kamis (14/7/2016).
Dudi menambahkan, seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) harus menghargai disiplin waktu. “Lalu disiplin juga rapi usai bekerja. Ada laporan salah satu kelurahan hilang laptop. Maka tugasnya amankan lihat kunci dan tralis usai bekerja,” tegasnya.
Lebih lanjut ia mengatakan, seluruh lurah dan camat juga pernah berkomitmen pada pekan ketiga bulan Februari 2016 bahwa Walikota Depok meminta lurah dan camat meminimalisir keluhan warga masyarakat. Ia menegaskan jangan sampai dalam pelayanan publik apapun ada keluhan.
“Banyak keluhan pungli berbayar. Pelayanan publik sudah kami canangkan gratis tis tis tis. Kita langsung komunikasikan. Jangan melakukan pungutan,” katanya.
Usai halal bihalal, Dudi juga mengingatkan para lurah untuk kembali ke kantor.
“Hari ini kosong di kantor kelurahan. Pasti karena hadir di acara ini banyak pekerjaan yang numpuk. Jam 13.00 WIB segera kembali ke kantor kelurahan harus disiplin,” pungkasnya. n Rahmat Tarmuji

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here