Pelaku Pencabulan Dibekuk

235

Margonda | jurnaldepok.id
M Arsad alias Imen (26) penculik dan terduga pelaku pencabulan terhadap anak-anak diamankan jajaran Polresta Depok pada Senin (11/7) pagi di kawasan Puncak, Bogor. Pelaku menculik F (10) di kawasan Cilodong, Depok pada Minggu (10/7) malam sekitar pukul 21.30 WIB. Saat itu korban sedang jalan sendirian di pinggir jalan karena disuruh orangtuanya membeli pampers di minimarket dekat rumah korban di Jalan H Dimun, Sukamaju, Cilodong, Depok.

Di perjalanan, korban bertemu dengan pelaku kemudian dirayu akan dibelikan jajanan di minimarket. Korban tergoda dan ikut pelaku yang saat itu membawa motor. Pelaku kemudian membawa korban ke kawasan Puncak Bogor.

“Pelaku dibawa ke Villa Rindu Alam Puncak Cisarua, Bogor. Pelaku menyewa sebuah kamar dan berada dalam kamar hanya berduaan dengan korban,” ujar Kapolresta Depok Kombes Pol Harry Kurniawan.

Ia menerangkan dalam kamar, pelaku mencabuli korban. Pelaku sempat menciumi korban. Pakaian korban juga sudah dilucuti. Namun korban berontak dan berteriak. Teriakan itu didengar oleh penjaga villa. Oleh penjaga villa kemudian dilaporkan ke Polsek Cisarua. Pelaku pun diamankan oleh polisi.

Dirinya menjelaskan saat kejadian pihaknya menerima laporan anak hilang dari Nofriadi, ayah korban. Setelah menerima laporan dari Polsek Cisarua dan dilakukan pengecekan dengan laporan warga maka dipastikan bahwa korban yang dilaporkan adalah F. “Setelah diketahui, korban ada di kawasan Puncak, Bogor. Kami langsung bergerak dan mengamankan pelaku,” katanya.

Pelaku diketahui sudah dua kali melakukan perbuatan serupa sekitar sebulan lalu. Saat itu dia membawa K (7) ke daerah Puncak, Bogor juga. Pelaku menyewa kamar villa dan berusaha mencabuli korban. Namun saat itu, pelaku mengaku iba karena korban terlalu kecil. “Pelaku kemudian memberi uang Rp 100ribu pada korban sebagai ongkos pulang naik ojek,” tandasnya.

Dari pengakuan sementara, korban Imen baru dua orang. Namun tidak menutup kemungkinan korban bertambah jika memang ada warga yang melapor. Warga diimbau tidak takut atau malu untuk melapor karena untuk mengungkap rekam jejak pelaku.

“Jika ada anaknya yang pernah diajak pergi oleh korban bisa melaporkan pada kami. Jangan takut ataupun malu,” saran Kapolres.

Saat ini pihaknya masih terus mendalami kasusnya. Termasuk pendalaman apakah ada korban lainnya atau tidak. Pelaku saat ini ditahan di Polresta Depok dan dijerat pasal 332 KUHP dan Pasal 82 UU No 35 tahun 2014 tentang Perlindungan Anak. “Ancamannya 15 tahun,” tandasnya. n Nur Komalasari

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here