Kinerja BKD Disoal

264
Hendrik Tangke Allo

Kota Kembang | jurnaldepok.id
Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Depok, Hendrik Tangke Allo mempertanyakan kinerja Badan Kehormatan Dewan (BKD). Hal tersebut lantaran menilai ada salah satu Anggota DPRD Depok yakni Ervan Teladan yang tidak pernah hadir saat rapat paripurna.
Dikatakan Hendrik, teguran harus diberikan kepada anggota dewan yang tidak pernah masuk kantor apalagi sampai tidak pernah hadir saat rapat paripurna.
“Faktanya ada dan jelas, saat paripurna tidak pernah datang. Lebih dari dua kali saya perhatikan tidak hadir, dan ketua BKD tidak ada laporan apapun apakah sudah ditegur, dipanggil atau diapakan, jangan diam saja dong,” tegas Hendrik kepada Jurnal Depok, kemarin.
Hendrik menambahkan, sebagai Ketua BKD DPRD Depok, Fitri Hariono seharusnya cepat tanggap bila ada anggota dewan yang dianggap menyalahi aturan. Jangan lalu dibiarkan saja, jika seperti itu ketua BKD dipertanyakan kinerjanya selama ini.
Sebagai Ketua BKD, lanjutnya, wajib menegur dan memanggil anggota dewan yang melanggar tata tertib, secara kelembagaan.
“Ketua BKD harus bisa ambil sikap. Lihat absensi dan secara langsung, kalau absen kan bisa dibuat-buat,” tegas politisi Partai PDI Perjuangan ini.
Hal tersebut berlaku untuk semua anggota dewan DPRD Depok, kehadiran saat rapat sangat diperlukan. Dalam hal menyusun anggaran, membuat Perda. Kehadiran rapat guna mengikuti kegiatan dirinya sebagai anggota dewan DPRD. Jika demikian maka lembaga akan bagus, jika tidak hadir bagaimana menyampaikan aspirasi warga dan fungsi pengawasan DPRD akan tidak maksimal.
“Jangankan kehadiran, cara berpakaian saja diatur. Akan ada sanksi moral dari masyarakat. Jika tidak sanggup mengikuti jadwal DPRD serahkan ke anggota Partai Golkar yang lain saja,” pungkasnya. n Rahmat Tarmuji

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here