Pelecehan Seksual Terjadi Di ITC

292

Margonda | jurnaldepok.id
Jelang lebaran pusat perbelanjaan dipenuhi masyarakat yang ingin berbelanja. Apalagi beberapa perusahaan sudah mengucurkan Tunjangan Hari Raya (THR) Idul Fitri. Hal tersebut membuat pusat perbelanjaan penuh sesak. Akan tetapi warga mesti waspada, lantaran banyak pula orang tak bertanggungjawab dan tega berbuat kriminal.

Salah satunya terjadi di pusat perbelanjaan ITC Depok. Ketika itu seorang wanita sebut saja A (19) disentuh kemaluannya oleh seorang pria tak dikenal saat sedang berjalan menuju pintu masuk pusat perbelanjaan. Akibatnya korban mengalami trauma.

Kejadiannya ketika itu korban A (19) dan kakaknya W (21) baru pulang dari rumah kerabat yang tak lain adalah pamannya sendiri, namun keduanya tak langsung pulang kerumahnya yang terletak di Kawasan Tanjung Barat. Sang kakak W (21) baru saja mendapatkan voucher belanja senilai ratusan ribu yang diberikan oleh atasan tempatnya bekerja.

“Kami tadinya dari rumah paman pengen pulang. Cuma kan saya dapat voucher carefour. Yaudah terus adik saya ngajakin belanja dulu,” ujar W (21) kakak korban.

Dirinya menjelaskan di perjalanan menuju pintu masuk pusat perbelanjaan W dan adiknya A (19) berpapasan dengan tiga pemuda yang badanya agak tinggi darinya. Tak disangka, kemudia, tiga dari pemuda yang berpapasan tadi ada yang mengayunkan tangan ke arah kelamin adiknya.

“Pas di dekat pintu masuk emang berpapasan, mereka bertiga, yang satu ngayunin tangannya ke kemaluan adik saya. Adik saya dibilang ditekan. Kalau gak sengaja, gak mungkin kena alat vital, pasti kena paha. Apalagi adik saya pendek,” paparnya.

Tak terima alat vilatnya di pegang, korban kemudian meneriaki ketiganya sebagai pencopet. Mendengar suara tersebut, kemudian ketiga pemuda itu langung diamankan oleh pihak pengamanan pusat perbelanjaan. Disitu, adiknya juga sempat memarahi satpam.

“Adik saya bilang copet karena malu dong kalo misalnya gini teriak-teriak tolong kemaluan saya dipegang. Jadi dia nggak berani bilang kaya gitu dong. Makanya dia bilang copet biar orang-orang tau. Padahal nggak dicopet,” jelasnya.

Kini ketiga pemuda itu diamankan oleh pihak kepolisian di Malporesta Depok guna dimintai keterangan lebih lanjut. Apabila terbukti melakukan pelecahan seksual ketiganya terancam hukuman di dalam penjara.n Nur Komalasari

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here