Pemkot Siapkan 3.000 Ekor Sapi

233
Walikota saat sidak ketersediaan daging sapi di Pasar Depok Jaya

Margonda | Jurnal Depok
Guna menyukupi kebutuhan daging selama bulan Ramadan dan Idul Fitri, Pemkot Depok menyiapkan 3.000 ekor sapi.

Alvian, Kepala Unit Pelaksana Teknis Rumah Potong Hewan (RPH) Dinas Pertanian dan Perikanan Tapos Kota Depok mengatakan total sapi tersebut akan didatangkan dari berbagai daerah.

“Hingga saat ini kami telah menyediakan sekitar 800 ekor sapai. Tapi hingga akhir Ramadan dan Idulfitri kami siapkan 2.000 ekor lebih,” paparnya.

Setiap harinya, pihaknya memotong sekitar 50 ekor yang didistribusikan ke sejumlah pedagang di pasar. Sapi yang dipotong antara lain Brahman dan sapi lokal.

Ia mengungkapkan pada H-7 Idulfitri, sapi-sapi yang akan didatangkan untuk dipotong dipastikan mencapai 3.000 ekor sesuai kebutuhan warga Depok yang mencapai sekitar 2 juta orang.

“Di Depok sebetulnya ada dua RPH, tapi nanti semuanya akan difokuskan ke sini. RPH satu lagi di kawasan Pancoranmas dengan kapasitasnya agak kecil dari RPH Tapos,” ujarnya.

Sementara itu, Wakil Walikota Depok Pradi Supriatna mengimbau warga Depok untuk tidak panik menyikapi kondisi harga sapi pada momentum Ramadan tersebut.

Pihaknya sudah mempercayakan RPH Tapos dan pasar-pasar binaan Pemkot Depok guna mendistribusikan daging secara merata bagi keperluan warga Depok.

“Meski Depok bukan lumbung sapi, tapi kami berupaya sekuat tenaga menyediakan sapi untuk kebutuhan selama Ramadan dan Lebaran,” jelasnya.

Kepala Dinas Pertanian dan Perikanan Kota Depok Etty Suryahati mengatakan pasokan sapi untuk mencukupi kebutuhan daging Ramadan dan Idulfitri ini didatangkan juga dari daerah Jawa, Bali, NTT dan Australia.

Dia mengatakan satu ekor sapi bisa menghasilkan 600 kilogram hingga 800 kilogram daging sapi murni yang didistribusikan ke seluruh wilayah di Depok melalui jalur pasar dan agen tertentu.

“Jadi hingga akhir bulan ini kami pastikan sekitar 2.000 ekor sapi akan tersedia, karena saat ini sekitar 800 sapi sudah dikantongi RPH,” pungkasnya.n Nur Komalasari

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here