PRT Bunuh Bayinya Sendiri

349

Margonda | jurnaldepok.id
Seorang pembantu rumah tangga (PRT) tega membunuh bayinya yang baru dilahirkan. Asria Yuni nekat melahirkan tanpa bantuan bidan atau suster kemudian membungkus bayinya dalam plastik dan disimpan di kardus hingga bayi meninggal dunia. Perbuatan itu tega dilakukan untuk menutupi aib karena bayi itu diduga hasil hubungan gelap dengan pacarnya.

Terungkapnya kasus ini bermula ketika Hendriko Norman (38), majikan Asri melihatnya dikamar dalam kondisi lemah. Asri terkulai lemah setelah melahirkan dan mengalami pendarahan hebat di rumah majikannya di Perumahan Casa De Chantique Gandul, Cinere, Depok.

Ketika diketahui majikan, nasib bayi berjenis kelamin perempuan itu sudah tidak dapat diselamatkan. Melihat kondisi tersebut, Hendriko langsung membawa ke rumah sakit. Kasusnya kemudian dilaporkan ke polisi. “Dia sudah bekerja dua tahun,” katanya, Selasa (7/6).

Hendriko dan istrinya tidak pernah merasa curiga karena tidak melihat perubahan atas fisik pembantunya itu. Dan kepada keluarganya, Asri mengaku sebagai janda. Dia mengaku kaget ketika melihat pembantunya sudah dalam kondisi terkulai lemas.

“Setelah dilahirkan bayi tersebut lalu disembunyikan dengan memasukkannya kedalam kantong plastik lalu ditaruh kedalam kardus hingga meninggal dunia,” kata Kapolsek Limo Kompol Hendrik Situmorang.

Pihak kepolisian sudah membawa jenasah bayi ke rumah sakit Polri Kramat Jati. Sedangkan sang ibu masih dalam perawatan itensif IGD Rumah Sakit Puri Cinere.

“Sebelumnya kondisi ibu bayi kritis karena mengalami pendarahan dan sempat dirawat ruang IGD RS. Puri Cinere. Siang ini sudah dirujuk ke RS Polri Kramat Jati untuk penyembuhan,” tandasnya.n Nur Komalasari

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here