Sawangan Siap Hadapi MEA

630
Illustrasi

Guna mengembangkan potensi pertanian dan perikanan, Kecamatan Sawangan mengadakan pelatihan kepada perwakilan warga seluruh kelurahan. Dalam pelatihan tersebut, peserta diajarkan berbagai macam olahan berbahan dasar ikan patin dan ikan lele. Kedua bahan dasar tersebut dinilai dapat meningkatkan pendapatan keluarga guna menghadapi Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) yang akan datang.

“Dengan adanya pelatihan seperti itu diharapkan masyarakat memiliki keterampilan. Hal ini juga dilakukan guna meningkatkan nilai tambah. Contohnya ikan lele yang diolah menjadi abon memiliki nilai jual yang lebih,”ujar Hardi Mulyanto, Kasie Pemberdayaan Masyarakat Kecamatan Sawangan kepada Jurnal Depok, kemarin.

Ia mengatakan dengan pelatihan tersebut warga juga menjadi mandiri. “Biasanya mereka akan mengalami kesulitan pengenalan produk. Untuk itu pula kami bantu memasarkan hasil olahan yang dibuat oleh kelompok wanita tani. Guna mencapai Usaha Kecil Menengah (UKM) yang berkualitas dibutuhkan tahapan-tahapan dengan pelatihan, study banding, dan dibina,” paparnya.

Semenatara itu Kepala Balai Penyuluhan, Perikanan dan Pertanian Kecamatan Sawangan Yoyo Suryono mengatakan di kecamatan Sawangan ssudah terdapat 18 kelompok wanita tani.

“Ke depan diharapkan akan muncul lagi kelompok-kelompok baru. Ini mengingat kondisi lahan yang sudah semakin berkurang. Kami lebih fokus pada lahan sempit dan pekarangan atau Kawasan Rumah Pangan Lestari (KRPL) yang dapat digarap oleh wanita,” tambahnya.

Dia mengatakan dengan adanya kelompok tani dapat mengembangkan kepemimpinan, meningkatkan demokrasi karena banyak hal yang akan dimusyawarahkan dan juga meningkatkan kekompakan.n

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here