Walikota Jegal Penayangan Film LGBT

Mohammad Idris

Margonda | jurnaldepok.id
Walikota Depok, Mohammad Idris secara tegas melarang pemutaran film yang berjudul ‘Kucumbu Tubuh Indahku’ di bioskop-bioskop di wilayah Kota Depok. Larangan tersebut dinyatakan langsung oleh walikota dengan cara berkirim surat resmi ke Komisi Penyiaran Indonesia (KPI).

Pelarangan pemutaran film tersebut tak lain dalam rangka menjaga dan memelihara masyarakat dari dampak yang ditimbulkan oleh prilaku penyimpangan seksual di Kota Depok.

“Pemerintah Kota Depok mengajukan keberatan penayangan film tersebut khususnya di wilayah Pemerintah Daerah Kota Depok, serta kiranya dapat menghentikan penayangan film itu,” tegas Idris dalam tulisan suratnya bernomor 460/185-Huk/DPAPMK, Rabu (24/4).

Idris menilai, dengan pemutaran film yang mengisahkan kehidupan kaum LGBT itu dikhawatirkan akan berdampak pada keresahan di masyarakat karena adanya adegan penyimpangan seksual yang ditampilkan dalam film tersebut.

“Film tersebut dapat mempengaruhi cara pandang atau prilaku masyarakat terutama generasi muda untuk mengikuti bahkan membenarkan prilaku penyimpangan seksual. Selain itu, film tersebut juga bertentangan dengan nilai-nilai agama,” ungkapnya.

Mantan Ketua Ikatan Da’I Indonesia ini juga mengkhawatirkan film tersebut dapat menggiring opini masyarakat terutama generasi muda.

“Sehingga nanti dianggapnya prilaku penyimpangan seksual merupakan perbuatan yang biasa dan dapat diterima di kalangan masyarakat, ini sangat berbahaya,” jelasnya.

Surat keberatan yang bersifat segera tersebut juga ditembuskan Idris ke Menteri Komunikasi dan Informasi di Jakarta. n Rahmat Tarmuji

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here