Akses Kantor Kecamatan Limo Bakal Ditutup Total

Lebih dari setahun akses jalan menuju Kantor Kecamatan Limo ditutup pemilik lahan

Limo | jurnaldepok.id
Meski sudah lebih dari setahun akses jalan menuju Kantor Kecamatan Limo ditutup oleh Suganda selaku pihak yang mengkalim sebagai pemilik tanah, namun hingga saat ini polemik lahan seluas lebih kurang 300 meter persegi itu belum juga menemukan titik terang.

Saat dikonfirmasi Jurnal Depok, Suganda selaku pihak yang mengaku sebagai pemilik lahan mengatakan tetap pada pendiriannya akan mempertahankan pagar penutup jalan menuju Kantor Kecamatan sebelum ada kesepakatan atau hasil putusan hukum siapa yang berhak atas lahan tersebut.

“Biarin saja dulu begitu, saya tetap pada pendirian sejak awal, tapi kalau ada solusi terbaik, silahkan seperti apa baiknya,” ujar Suganda yang bertugas sebagai salah satu tim dokter kepresidenan.

Terpisah, Madih pemilik warung depan Kantor Kecamatan Limo sempat menginformasikan kepada Jurnal Depok terkait kemungkinan akan dilakukan pemagaran secara permanen usai perhelatan Pemilu, kabar itu kata dia disampaikan oleh Suganda kepadanya beberapa waktu silam.

“Saya dengar begitu, kata pak dokter kalau abis pemilu belum juga ada penyelesaian, jalan itu akan dipagar permanen dan tidak bisa dilewati lagi, ” ujar Madih kepada Jurnal Depok.

Menanggapi hal ini, salah satu tokoh masyarakat Kelurahan Limo, Martoni berharap akan ada penyelesaian secepatnya terkait penutupan akses jalan didepan Kantor Kecamatan Limo.

“Ini kan jalan menuju Kantor pelayanan masyarakat, jadi kami berharap kedua belah pihak dapat menyelesaikan secara baik baik polemik masalah lahan tersebut,” kata Martoni kepada Jurnal Depok.

Harapan senada disampaikan oleh Ketua Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Kecamatan Limo, Adam Ma’an.

Dikatakan Ma’an, penutupan akses jalan menuju Kantor Kecamatan akan mengganggu kelancaran proses pelaksanaan pengangkutan Logistik Pemilu.

“Jumlah kotak suara untuk Kecamatan Limo mencapai 1.500 dan itu nanti akan dikumpulkan di sekretariat PPK yang berada didalam lingkup Kantor Kecamatan, kalau jalanan masih ditutup siapa yang mau manggul kotak suara itu kedalam sebelum didistribusikan di PPS tingkat Kelurahan, ” pungkas Adam Ma’an. n Asti Ediawan

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here