Cireng Brecxelle Khas Pondok Petir Go Internasional

0
80
Walikota Depok didampingi lurah dan pemilik saat meninjau proses pembuatan cireng

Bojongsari | jurnaldepok.id
Wilayah Kelurahan Pondok Petir, Kecamatan Bojongsari, kini rupanya menjadi primadona bagi pelaku UMKM untuk mengembangkan usahanya.

Tercatat belasan hingga puluhan pelaku usaha kecil dan menengah mengembangkan usahanya dibidang kuliner dan makanan olahan.

Hal itulah yang kini digeluti Neneng Sahidah. Nama Neneng di wilayah tersebut taka sing lagi karena ia mampu mengembangkan usaha makanan olahan berupa cireng yang berlebel ‘Brecxelle’ dan pisang cokelat.



Seiring berjalannya waktu usaha keluarga tersebut mampu menyerap tenaga kerja sebanyak 98 orang dan mampu memproduksi 6000 sampai 7000 bungkus perhari.

“Dalam dua tahun terakhir ini produksi Alhamdulillah terus meningkat, bahkan sudah sampai di negara tetangga yaitu Singapura,” ujarnya kepada Jurnal Depok saat menerima kunjungan Walikota Depok, Mohammad Idris.

Neneng menambahkan, dirinya merasa optimistis usahanya itu memiliki peluang dalam pengembangan ekonomi kerakyatan. Apalagi hasil jualnya secara finansial cukup membantu ekonomi keluarga dan para pegawainya dengan omzet Rp 1 miliar setiap bulannya.

“Karena tanpa bahan pengawet, jadi pengiriman cireng sangat terjangkau dan mampu disesuaikan dengan daerah yang akan di kirim,” terangnya.

Niat kuatnya untuk meningkatkan kualitas rasa pada produksi cireng nya, selain menambah pengetahuan secara otodidak, dia pun mencoba menambah pengetahuan melalui masukan-masukan dari konsumennya.

Sementara itu Walikota Depok, Mohammad Idris mendukung usaha yang digeluti Neneng.

“Ini menandakan berkembangnya UMKM. Kami memberikan apresiasi, dengan melesatnya UMKM Cireng Brecxelle ini mampu mengurangi angka pengangguran di Kota Depok. Usaha ini sangat berkah, di samping menaikkan ekonomi keluarga, juga mampu menyerap banyak tenaga kerja,” pungkasnya. n

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here