KPU Minta Pemkot Siapkan Tempat Logistik Di Setiap PPK

0
92
Nana Shobarna

Pancoran Mas | jurnaldepok.id
Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Depok terus memaksimalkan kesiapan logistic untuk pemilu yang akan digelar pada 17 April 2019 mendatang.

“Saat ini KPU Kota Depok terus berikhtiar dan berupaya agar pelaksanaan pemilu di Kota Depok dapat berjalan dengan sukses, sukses dari sisi tingkat partisipasi tinggi, maupun sukses pelaksanaannya termasuk dalam hal pengelolaan pendistribusian logistik pemilu,” ujar Nana Shobarna, Ketua KPU Kota Depok, Minggu (24/2).

Terkait dengan pengelolaan logistik, pihaknya saat ini tengah menunggu kedatangan logistik berupa surat suara dan formulir yang rencananya akan tiba di gudang milik KPU beberapa waktu kedepan.



“Terkait dengan pendistribusian logistik dan kegiatan rekapitulasi hasil penghitungan suara di PPK, kami menyadari bahwa memang dijumpai hal-hal yang membuat kami khawatir dalam hal distribusi kotak suara nanti, mengingat hampir semua kantor kecamatan tidak akan mampu untuk menampung seluruh kebutuhan kotak suara yang jumlahnya akan sangat banyak di setiap kecamatan,” paparnya.

Untuk diketahui, setelah pihaknya melaksanakan pleno beberapa waktu lalu, saat ini jumlah TPS se-Kota Depok sebanyak 5.775 TPS, jika dikalikan lima kotak suara berarti pihaknya akan mendistribusikan sebanyak 28.875 kotak suara, dengan perincian sebagai berikut:
1. Kecamatan Beji : 460 TPS x 5 = 2.300
2. Kecamatan Bojongsari : 313 TPS x 5 = 1.565
3. Kecamatan Cilodong : 441 TPS x 5 = 2.205
4. Kecamatan Cimanggis : 795 TPS x 5 = 3.975
5. Kecamatan Cinere : 271 TPS x 5 = 1.355
6. Kecamatan Cipayung : 517 TPS x 5 = 2.585
7. Kecamatan Limo : 295 TPS x 5 = 1.475
8. Kecamatan Pancoran Mas : 742 TPS x 5 = 3.710
9. Kecamatan Sawangan : 511 TPS x 5 = 2.555
10. Kecamatan Sukmajaya : 688 TPS x 5 = 3.440
11. Kecamatan Tapos : 742 TPS x 5 = 3.710

“Dari 11 kecamatan yang ada, baru hanya dua kecamatan yang telah ada kejelasan tempat untuk menyimpan sementara kotak suara serta kegiatan rekap di tingkat PPK/Kecamatan, yakni Kecamatan Sukmajaya yang akan ditempatkan di Balai Rakyat Jalan Merdeka serta Kecamatan Beji yang akan ditempatkan di Balai Rakyat Jalan Jawa,” ungkapnya.

Selebihnya, kata dia, untuk kecamatan yang lain KPU masih belum memiliki tempat untuk dua kegiatan tersebut.

Belum tersedianya tempat penyimpanan sementara kotak suara dan untuk kegiatan rekap di tingkat PPK tersebut, pihaknya telah berkirim surat permohonannya ke Pemkot Depok bahkan juga membahasnya dalam Rakor rutin Pemkot dengan para pimpinan OPD, Camat dan Lurah pada Senin, (11/2) lalu, yang juga dihadiri oleh Wakil Walikota Depok, Pradi Supriatna beserta pejabat lainnya.

“Kami sangat berharap kepada Pemerintah Kota Depok untuk dapat memfasilitasi terkait dengan apa yang kami keluhkan ini. Kami sangat berharap ‘negara hadir’ untuk mengatasi permasalahan ini, karena suksesnya pemilu tidak hanya ada di tangan kami tetapi juga ada peran pemerintah di dalamnya,” katanya.

Ia menjelaskan, sesuai dengan Pasal 434 UU Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum disebutkan bahwa, untuk kelancaran pelaksanaan tugas, wewenang dan kewajiban penyelenggara pemilu, pemerintah dan pemerintah daerah wajib memberikan bantuan dan fasilitas sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

“Dari itu sekali lagi kami sangat berharap agar pemerintah kota dapat mengambil langkah cepat untuk mengatasi permasalahan yang sedang kami hadapi, mengingat masih cukup waktu untuk bisa mempersiapkan semuanya ini demi terselenggaranya pemilu yang aman, damai, kondusif dan sukses tanpa ekses di kota yang kita cintai ini,” pungkasnya. n Rahmat Tarmuji

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here