Operasi Sampah, DLHK Gelar Embun Pagi

Tim Embun Pagi DLHK foto bersama usai menyisir Jalan Margonda

Laporan: CR1-JD
Dalam upaya menciptkan kawasan Jalan Margonda, Kecamatan Beji, petugas Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Depok selama sepekan menggalakan Embun Pagi.

Koordinator Wilayah Kecamatan Beji, Wawan Eliyati saat ditemui di Jalan Margonda mengatakan, petugas pagi harus berjibaku membersihkan tumpukan sampah yang dibuang sembarangan oleh warga yang tidak bertanggungjawab. Satu truk sampah dikerahkan untuk mengangkut tumpukan sampah dari lokasi.

“Ada satu truk sampah yang kami bawa untuk membersihkan sampah-sampah di sini. Sampahnya lumayan banyak,” ujarnya, kemarin.

Sejak pagi petugas kebersihan dari DLHK diturunkan untuk membersihkan sampah yang jika masih ada di Jalan Margonda.

“Sudah kami kerahkan sejak pagi petugas kebersihan ke lokasi untuk membersihkan tumpukan-tumpukan sampah itu, kami namanya gerakan Embun Pagi,”katanya.

Dimana, sebelum matahari terbit diharapkan kawasan Jalan Margonda sudah bersih atau bebas dari sampah yang berserakan.

Tidak hanya membersihkan sampah yang berserakan, petugasnya juga mencari para pembuang sampah sembarangan atau OTT sampah di Jalan Margonda.

“Tidak hanya membersihkan sampah, kami bersama rekan-rekan juga mencari pelaku pembuang sampah sembarangan sampah di Jalan Margonda,” ungkapnya.

Menurutnya, para pembuang sampah sembarangan ini dianggap melanggar Perda Depok Nomor 16/2012 tentang Pembinan dan Pengawaan Ketertiban Umum, yang salah satunya mengatur larangan membuang sampah sembarangan, dimana sanksinya bisa berupa denda atau hukuman kurungan.

“Biasanya, oleh majelis hakim di Pengadilan Negeri Depok, para pelaku pembuang sampah ini, dijatuhi hukuman denda dengan besaran hingga Rp 200 Ribu,” jelasnya.

Dia mengatakan, penindakan yang dilakukan pihaknya ini diharapkan membuat para pelaku pembuang sampah sembarangan merasa jera dan tak mengulangi lagi perbuatannya.

“Kami juga imbau seluruh warga, untuk tidak membuang sampah sembarangan. Sebab kami tidak segan-segan menangkap siapapun yang membuang sampah sembarangan di Depok,” katanya.

Dikatakannya, membuang sampah sembarangan merusak lingkungan yang dampak negatifnya cukup banyak, mulai dari banjir hingga rusaknya estetika lingkungan serta mengancam kesehatan.
Ke depan, pihaknya akan terus memonitor dan mengawasi titik-titik dan ruas jalan, yang rawan dijadikan tempat pembuangan sampah liar oleh warga, yang biasanya dilakukan malam sampai dinihari dengan gerakan embun pagi.

Dia juga mengimbau kepada masyarakat untuk melakukan pemilahan sampah sehingga bisa mengurangi beban atau volume sampah yang dibuang.

“Pentingnya bank sampah dan pengelolaan sampah yang sesuai dengan prinsip 3R (Reuse, Reduce dan Recycle), karena sampah juga bisa didaur ulang dan dapat menghasilkan rejeki,” pungkasnya. n

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here