Salah Info Terkait Korban DBD, Kader PKK Minta Maaf

0
193
Susi Hadi Widyaningsih

Sawangan | jurnaldepok.id
Kader PKK Kelurahan Cinangka, Kecamatan Sawangan, Susi Hadi Widyaningsih kemarin mengklarifikasi pernyataannya di Koran Harian Jurnal Depok edisi Jumat (1/2) berjudul ” Dua Warga Cinangka Meninggal akibat DBD “.

Dikatakan Susi setelah ditelusuri ternyata ada miss komunikasi informasi dimana dua warga Cinangka yang meninggal dunia bukan disebabkan karena terserang penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD).

“Kabar meninggalnya dua orang warga Kelurahan Cinangka karena DBD saya dapatkan dari omongan-omongan yang berkembang dikalangan ibu-ibu saat melayat, secara kebetulan saya sedang berkomunikasi dengan wartawan via handphon dan membahas soal wabah DB, memang saya sempat bilang lebih dari 30 warga terserang DBD dan dua meninggal dunia yang kemudian dituangkan dalam pemberitaan oleh teman wartawan, ” papar Susi, kemarin.



Dikatakan Susi, kepastian soal dua warga meninggal bukan karena terserang DBD diketahui setelah pihak Puskesmas melakukan penelusuran kebenaran pemberitaan prihal tersebut. Ternyata setelah dilakukan penyelidikan, dua warga yang dimaksud dalam pemberitaan itu bukan meninggal akibat terserang DBD.

“Atas nama pribadi saya mohon maaf jika pemberitaan itu membuat sejumlah pihak merasa terganggu dan tidak nyaman, namun perlu diketahui bahwa wabah DBD diwilayah Kelurahan Cinangka memang sudah marak dan butuh penindakan segera dan warga meminta agar pihak terkait segera melakukan pengasapan (fogging) guna menekan berkembang biaknya jentik nyamuk DBD, ” imbuhnya.

Pada kesempatan itu, Susi juga menegaskan bahwa tidak ada maksud sedikitpun untuk menyudutkan pihak manapun juga terkait informasi yang ia berikan kepada pihak media selain ingin agar pemerintah segera bertindak cepat dalam menangani maraknya wabah DBD diwilayah Kelurahan Cinangka khususnya dan Kecamatan Sawangan pada umumnya.

“Tidak ada motivasi apapun selain kami warga masyarakat ingin adanya penanganan yang cepat agar wabah DBD tidak menelan korban jiwa, ” pungkas Susi. n Asti Ediawan

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here