Pelajar Dibacok Genk Motor

Seorang pelajar yang menjadi korban pembacokan saat menjalani perawatan di rumah sakit

Beji | jurnaldepok.id
Sekolompok pengendara bermotor, Rabu (30/1) malam menyerang salah satu tempat kongkow di Jalan Raya Tanah Baru, Kecamatan Beji, persisnya dekat pertigaan Jalan M Ali Kelurahan Tanah Baru, Kecamatan Beji.

Atas kejadian itu, seorang pelajar SMK Kesuma Bangsa mengalami luka bacok dibagian kaki kanan. Berdasarkan informasi di lokasi kejadian menyebutkan, saat itu korban, Dwiyanto yang tercatat sebagai siswa kelas 12 SMK Kesuma Bangsa 1 sedang asyik duduk bersama rekan-rekannya di salah satu warung kopi.

Saat sedang asyik di warung kopi
seseorang memberi informasi akan ada penyerangan berkendaraan sepeda motor yang diduga mengenakan seragam Pramuka datang. Setelah tiba para berkendaraan sepeda motor turun dan membacok yang ada di lokasi salah satu Dwiyanto.

Usai puas membacok korban, para pengendara bermotor yang diduga berjumlah 20 orang lalu melarikan diri ke arah utara Jaksel. Atas kejadian ini kedua kaki korban mengalami luka bacok dan dilarikan ke Rumah Sakit di Jalan Raya Sawangan dan kemudian dirujuk ke RS Fatmawati, Jakarta.

Untuk mengantisipasi hal yang tidak diinginkan aparat Kepolisian Polsek Beji mendatangi sekolah di Jalan Raya Tanah Baru. Saat ini kasusnya ditangani aparat Kepolisian Polsek Beji.

“Ya anggota kami masih memintai keterangan dari korban,” ujar Kapolsek Beji, Kompol Yeni Anggraeni Sihombing, kemarin.

Sekelompok pengendara bermotor, Rabu (30/1) menyerang dan merampas telepon genggam warga saat beraksi di warung di Jalan RTM Kelurahan Tugu, Kecamatan Cimanggis.
Bahkan aksinya terekam CCTV yang dipasang di lokasi kejadian, dimana para
pelaku berjumlah enam orang berboncengan tiga motor gelirya di sepanjang Jalan RTM dalam satu malam berurutan.

Pelaku datang dari Jalan Juanda ke warung sembako milik Susan (22), disana pelaku membacok seorang korban Papay (25), yang sedang duduk. Berselang 15 menit setelah itu hanya berjarak 500 meter dari warung milik Susan, pelaku kembali mengalungi celurit kepada Igo Al Ghazali (23), dan merampas HP milik korban.

Pemilik warung sembako di dekat Gang Atab, Susan mengatakan, sekitar pukul 03.00 WIB para pelaku tiga motor berjumlah enam orang turun langsung mengacungkan celurit ke arah saudaranya Papay.

“Pelakunya berjumlah enam orang usia remaja belasan tahun. Tiba-tiba datang lalu menodongkan celurit ukuran besar ke saudara saya itu. Karena mencoba melindungi saya dan istrinya saat sedang jaga di warung, pelaku membacok punggungnya dengan menggunakan senjata tajam,” ujarnya, kemarin.

Korban Papay sempat melawan dengan cara menendang galon air ke arah pelaku.

“Saat itu saudara saya dipegangin dua orang, satu orang lagi yang membacok. Sedangkan ketiga teman yang lain tidak memegang celurit hanya duduk di motor menjaga situasi,” pungkasnya. n CR1-JD

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here