‘Kapten’ Pembacok Tiga Siswa Diringkus

0
25
Kapolsek Limo saat menunjukkan senjata tajam yang digunakan pelajar untuk tawuran

Limo | jurnaldepok.id
Anggota buser Polsek Limo berhasil menangkap pelaku ‘Kapten’ tawuran yang membacok tiga pelajar lain di Jalan Bukit Barisan, Kelurahan Limo, Kecamatan Limo, Selasa (22/1) lalu.

Kapolsek Limo, Kompol Mohammad Iskandar kepada wartawan mengatakan
pelaku R (14), kapten kelompok tawuran berhasil ditangkap anggota buser yang dipimpin Kanit Reskrim Polsek Limo, Iptu Wasgiyono di kediamannya daerah Kampung Kekupu, Pancoran Mas.

“Selama pencarian R kerap sembunyi dan berdasarkan informasi ada dikediamannya, anggota langsung menyusun siasat untuk melakukan penangkapan,” ujarnya, kemarin.



Pelaku R ini, kata dia, berperan sebagai penggerak kelompok (kapten) untuk menyerang kelompok korban. Sebelumnya dari kelompok korban mengundang untuk tawuran dengan diviralkan melalui media sosial.

Sementara itu selain R, petugas juga berhasil meringkus dua pelaku lainnya B (14), warga Mampang Pancoran Mas dan S (14) di Rawa Denok Pancoran Mas, berperan sebagai eksekutor yang membacok para korban.

“Dari tangan ketiga pelaku, anggota kami berhasil menyita tujuh senjata tajam jenis celurit dan potongan besi untuk dibikin pedang dan digunakan tawuran,” katanya.

Beberapa senjata tajam jenis celurit yang dipergunakan oleh R dibeli seharga Rp 350 ribu melalui COD (Cash Ol Delivery).

“Pelaku R ini merupakan alumni lantaran dikenal biang tawuran sama pihak sekolah SMP swasta di Cinere, dan dikeluarkan dari sekolah. Jadi, dari sebanyak 15 pelajar yang sudah diamankan petugas, delapan terbukti ikut tawuran tersebut,” ungkapnya.

Dari delapan orang ini tiga diantaranya berkas perkara lanjut ke persidangan yaitu R, B dan S, sedangkan lima lainnya RAA (16), MB (16), RAP (15), MAM (17),dan AYP (16), diketahui hanya ikut-ikutan saja dan tidak ditahan.

“Ketiga pelaku dikenakan Pasal 170 KUHP yo Pasal 351 KUHP dengan pidana diatas lima tahun,” jelasnya.

Sebelumnya, tiga pelajar MTS di Cinere yaitu Andi Saputra (16), Nadi Wijaya (15) dan Zulfikar (14), mengalami luka bacok di sekujur tubuh. Pemicu tawuran lantaran dari kelompok korban memviralkan video adegan potong kue ulang tahun dengan menggunakan celurit sambil menantang. n CR1-JD

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here