Siswa Disuruh Push Up, Pemkot Turun Tangan

0
83
Sekretaris Daerah Kota Depok, Hardiono saat mengunjungi rumah siswa yang disuruh push up oleh gurunya (dok diskominfo)

Margonda | jurnaldepok.id
Kejadian yang menimpa siswi kelas IV asal Kota Depok yang bersekolah di salah satu SD swasta di Kecamatan Bojonggede, Kabupaten Bogor, menarik perhatian Pemerintah Kota (Pemkot) Depok.

Siswi berinisal GNS yang telah dihukum push up oleh pihak sekolah karena diduga menunggak biaya Sumbangan Pembinaan Pendidikan (SPP) tersebut, akan didampingi
psikolog untuk memulihkan trauma yang dialaminya.

“Kami sudah berkunjung ke rumah korban, tetapi anaknya belum mau bertemu dengan orang lain karena mengalami trauma atas kejadian itu,” ujar Hardiono, Sekretaris Daerah Kota Depok seperti dilansir depok.go.id usai mengunjungi rumah GNS di Kelurahan Sukamaju, Kecamatan Cilodong, Selasa (29/1).



Lebih lanjut ia mengatakan, pemerintah kota siap memfasilitasi pemulihan trauma siswi tersebut. Fasilitas yang diberikan berupa pendampingan psikolog dari Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Kota Depok.

“Di P2TP2A ini ada tenaga psikolog yang bisa merehabilitasi mental dari anak ini, sehingga diharapkan bisa ditemukan penyebabnya dan mentalnya juga bisa segera pulih,” paparnya.

Dia menambahkan, pihaknya juga akan berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Bogor untuk bersama meninjau ke sekolah yang bersangkutan. Hal tersebut guna memastikan kejadian yang sebenarnya.

“Nanti melalui Disdik Kota Depok akan berkoordinasi dengan Disdik Kabupaten Bogor untuk bersama-sama meninjau ke sekolah tersebut, agar informasi terkait kejadian ini benar-benar objektif,” pungkasnya. n |*

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here