Tim SAR Perluas Pencarian Bocah Hanyut

0
41
Tim SAR hendak melakukan pencarian terhadap bocah yang hanyut di Kali Ciliwung

Sukmajaya | jurnaldepok.id
Tim petugas penyelamat hingga saat ini masih melakukan pencarian terhadap satu bocah yang pada akhir pekan lalu hanyut terbawa arus Sungai Ciilwung.

“Ya kami dan rekan-rekan petugas masih mencari tiga bocah yang kabarnya hanyut di Sungai Ciliwung,” ujar salah satu petugas, Merdi, kemarin.

Merdi mengatakan, peristiwa itu bermula ketika tiga anak sedang berenang menyusuri aliran kali. Namun tiba-tiba ketiganya terbawa arus ketika berada di dekat tebing pos keamanan di sekitar Pesona Khayangan, Kelurahan Baktijaya, Kecamatan Sukmajaya.



“Awalnya tiga anak ini berenang di kali, nyebrang-nyebrang di bawah Pesona Khayangan tepatnya di bawah area Blok CB. Mereka tiba-tiba terbawa arus, tapi yang dua berhasil diselamatkan warga yang melihat kejadian itu,” paparnya.

Dua diantaranya berhasil diselamatkan warga, sedangkan satu anak lainnya hingga kini masih dalam proses pencarian. Merdi mengaku belum mengetahui secara pasti identitas ketiga korban.

“Yang dua anak selamat ini saya belum tahu identitasnya, karena masih trauma. Kalau yang hilang namanya Pandi, usia 14 tahun,”katanya.

Meski masih sulit diajak berkomunikasi, namun kedua bocah selamat itu masih mengingat betul kapan terakhir melihat korban. Dari keterangan korban yang selamat melihat anaknya yang hanyut tangan sempat nongol di titik Ciliwung yang patokannya ada pos satpam.

“Kami bagi tiga titik, yang pertama di lokasi terakhir melihat korban, kemudian Jembatan Pesona Khayangan dan di Jembatan Juanda,” jelasnya.

Sementara itu Kapolsek Sukmajaya, Komisaris Bronet mengatakan, pihaknya telah berada di lokasi kejadian.

“Saat ini anggota masih melakukan pemeriksaan. Kita tunggu saja,” katanya.

Belakangan diketahui, bocah malang itu ternyata adalah warga RT 4/22 Kelurahan Mekarjaya, Kecamatan Sukmajaya.

Sebelum hanyut di Sungai Ciliwung, Fandi bersama empat temannya bermain dan mandi di aliran Sungai Ciliwung dekat kompleks Perumahan Pesona Khayangan.
Awal kejadian saat itu Fandi bersama teman-temannya bermain dan mandi di Sungai Ciliwung.
Pada saat itu ada enam orang yang bermain, yakni Fandi, Surya (9), Raka (11), Marcel (10), Gilang (10), dan Pandu (9). Seluruhnya warga Kampung Sugutamu.

“Saat sedang bermain, karena arus deras, tiga orang terbawa arus, yaitu Fandi, Surya, dan Gilang. Dua orang berhasil diselamatkan warga. Satu orang belum ditemukan,” ungkapnya.
Setelah kejadian itu, kata Bronet, teman-teman Fandi bergegas pulang dan mengabarkan kejadian itu kepada orangtua Fandi.

Tak lama kemudian, warga menghubungi Tim SAR untuk membantu melakukan pencarian dengan perahu karet hingga bawah jembatan utama Pesona Khayangan, sekitar satu kilometer dari titik awal hanyut.

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here