Maling Rumah Kosong Diciduk Polisi

Polisi saat menunjukkan barang bukti yang dicuri pelaku di beberapa rumah

Limo | jurnaldepok.id
Dua pencuri spesialis rumah kosong diamankan Tim Buser Polsek Limo. Keduanya adalah Charles (37) dan Andri. Mereka adalah residivis dan baru keluar dari Rutan Depok pada November 2018. Namun keduanya tidak kapok dan berulah lagi sebulan setelah bebas dari penjara.

Kini mereka pun kembali mendekam di sel dan harus berurusan dengan polisi lagi. Charles salah satu pelaku hanya bisa tertunduk lemas ketika berada di hadapan penyidik. Dia mengaku menyesal telah berbuat tindak kriminal untuk kesekian kali. Dia mengaku terdesak kebutuhan hidup untuk menafkahi keluarga.

“Saya terpaksa, harus menghidupi anak – anak saya. Sekarang mereka diurus neneknya,” katanya, Senin (21/1).

Charles dan istrinya memiliki lima anak. Istrinya kini juga mendekam di sel karena melakukan pencurian. Sehingga kelima anaknya pun harus diurus oleh orang tuanya. Dirinya mendekam setelah ketahuan mencuri di sebuah rumah di Jalan H. Dulhania Kelurahan Krukut Kecamatan Limo. Disana dia menggasak barang berharga milik korban.

“Saya ambil barang – barangnya, salah satunya perhiasan. Ini sudah kali kedua saya beraksi dan akhirnya ketangkap, kalau yang pertama uangnya sudah saya bagi dua sama teman,” paparnya.

Di hadapan penyidik ayah lima anak itu pun menangis teringat anak-anaknya. Dia mengaku tak kuasa membayangkan harus kembali menginap di sel.

“Saya teringat anak – anak saya, kasian mereka saya janji tidak akan melakukan perbuatan seperti ini lagi,” akunya.

Charles dan Andri diamankan setelah penyidik mendalami rekaman CCTV di rumah korban. Setelah didapat identitas kemudian penyidik melakukan penangkapan. Charles dan Andri memang sudah lama menjadi target operasi (TO) polisi.

“Beberapa barang bukti berhasil kami amankan yaitu satu laptop, berbagai macam handphone hasil kejahatan, gitar dan alat bukti kejahatan yaitu linggis dan obeng. Total kerugian Rp 100 juta,” kata Kasatreskrim Mapolresta Depok, Kompol Deddy Kurniawan.

Modus pelaku adalah masuk ke rumah yang memang sedang kosong. Caranya dengan mencongkel jendela dan pintu menggunakan obeng dan linggis. Setelah itu keduanya masuk dan menggasak isi rumah.

“Mereka observasi dulu sebelumnya. Satu target rumah biasanya diintai lebih dari sekali. Setelah dirasa aman lalu mereka beraksi,” tukasnya.

Mereka mengetahui rumah itu kosong dari ciri umum yaitu lampu depan rumah menyala pada siang hari. Hal itu menurut pelaku diindikasikan bahwa rumah tersebut memang ditinggal penghuninya.
“Ini yang patut diwaspadai. Mereka sudah tahu kalau rumah kosong dari lampu yang menyala di siang hari,” ungkapnya.

Kedua tersangka dijerat pasal 363 KUHP tentang pencurian. Ancaman hukuman diatas lima tahun penjara. n CR1-JD

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here