Mobil Guru Ngaji Ditembak Orang Tak Dikenal

Polisi saat melakukan olah TKP terhadap penembakkan mobil guru ngaji di wilayah Pasir Putih, Sawangan

Sawangan | jurnaldepok.id
Mobil Avanza warna hitam dengan nomor polisi B 1394 ERA yang saat itu ditumpangi guru ngaji, Rukoyah diduga mengalami penembakan oleh orang tak dikenal (OTK).
Informasi yang dihimpun di lokasi kejadian dugaan penembakan itu terjadi sekitar pukul 10.30 WIB.

Dimana pada saat kejadian, mobil tersebut tengah terparkir di depan tempat pengajian Majelis Ta’lim Al Ikhlas, Jalan Porek 1 RT 04 RW 08 Kelurahan Pasir Putih, Kecamatan Sawangan.
Pengemudi mobil, Witno kepada wartawan mengatakan dirinya sempat kaget karena mendengar secara langsung suara letusan tembakan.

“Jadi posisinya pintu mobil terbuka, saya antar dulu makanan ke dalam lalu saya balik lagi ke mobil untuk ambil minum. Nah saat itulah tiba – tiba terdengar suara tembakan terdengar jelas di telinga saya,” ujarnya, Senin (14/1).

Dia menuturkan, beruntung proyektil dari senjata mengenai kaca jendela mobil sebelah kanan depan.

“Saya enggak kena, karena terhalang kaca jendela yang nutup. Tapi bisa dilihat akibat tembakan itu, kaca mobil retak walaupun tidak tembus,” paparnya.

Selanjutnya, Witno menuturkan setelah aksi penembakan itu tak lama kemudian terlihat satu pengendara motor yang berboncengan sekitar 100 meter dari mobil berbalik arah lalu tancap gas melarikan diri.

“Saya enggak lihat motornya apa, dan ciri – ciri orangnya, tapi mereka berboncengan kabur. Sempat dikejar sama tukang bangunan, disini tadi tapi enggak kekejar,”katanya.

Saat di perjalanan dirinya sempat merasa dibuntuti oleh orang tak dikenal. Witno mengaku tidak mengetahui dan merasakan apapun selama di perjalanan.

“Saya tidak melihat apapun selama di perjalanan. Kebetulan sudah biasa juga mengantar Ibu Ustadzah kesini untuk mengisi pengajian, ada sebulan tiga kali,” terangnya.

Sementara itu, ibu – ibu yang mengikuti pengajian itu juga sempat mendengar suara tembakan.

“Tadi sudah mulai, dan banyak yang kumpul juga selesai baca kitab. Begitu denger langsung lari semua keluar,”katanya.

Sementara itu pemilik mobil, Ustazah Ruqoyah mengungkapkan, peristiwa itu terjadi ketika dirinya sedang mengajar di salah satu balai pertemuan warga setempat.

“Baru 10 menit ngajar, dikasih tau sama ketua majelis taklim mobil ada yang nembak, terus saya bilang masa sih ada yang nembak disini, iya bu kacanya pecah,” ungkapnya.

Saat diperiksa ternyata peluru menembus kaca depan bagian kanan, persis di posisi kemudi.
Ruqoyah mengaku syok dengan kejadian ini.

“Baru kali ini terjadi. Saya enggak pernah punya musuh atau dapat ancaman. Lagian masa iya ditempat begini ada yang nembak. Saya kan guru ngaji yang sering ngasih ceramah,” jelasnya.

Ruqoyah menambahkan, sementara ini tidak ada barang yang hilang. Ia pun berharap, pelakunya dapat segera tertangkap.

Sementara itu, polisi yang menerima laporan langsung melakukan olah tempat kejadian perkara.
Hasilnya, polisi menemukan satu butir peluru jenis gotri yang diyakini berasal dari pistol jenis air gun.

Kanit Reskrim Polsek Sawangan, Iptu Rodiman menambahkan pihaknya telah melakukan olah TKP dan melakukan identifikasi oleh unit Inafis Polresta Depok.

“Hasil pemeriksaan sementara dugaan awal lubang yang pada kaca mobil tidak sampai tembus itu pelaku menggunakan peluru jenis gotri bukan tajam. Kasus ini masih dalam proses penyelidikan, sejumlah saksi telah dimintai keterangan,”pungkasnya. n CR1-JD

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here