Situ Lio Segera Direvitalisasi

0
70
Mohammad Idris

Margonda | jurnaldepok.id
Walikota Depok, Mohammad Idris memastikan pihaknya bersama Pemprov DKI Jakarta akan melakukan normalisasi dan revitalisasi Situ Rawa Besar. Dijelaskannya, bahwa DED nya sudah ada untuk kegiatan tersebut dan kawasan kumuh di Lio.

“Saat itu dananya tidak mencukupi akhirnya kami ajukan ke DKI pada zaman Ahok, namun tidak teralisasi. Alhamdulillah kemarin disambut poitif oleh Pak Anies terkait revitalisasi dan normalisasi Situ Rawa Besar,” ujarnya, kemarin.

Pasalnya, kata dia, Situ Rawa Besar atau yang akrab disebut Situ Lio sangat terkait dengan Situ Pladen.



“Situ Pladen juga termasuk bagian dari rencana kami untuk diberikan bantuan oleh DKI. Jadi kalau ada yang ngaku-ngaku dalam pileg ini bahwa situ itu akan dinormalisasi oleh mereka, itu tidak benar, yang benar itu murni dari pemerintah kota dan DKI Jakarta,” terangnya.

Dikatakannya, bahwa perencanaan untuk normalisasi situ tersebut sudah dimulai sejak 2015 silam. Nantinya, Situ Lio outletnya akan tersambung dengan Situ Pladen dan akan tersambung pula outletnya dengan Situ UI.

“Kami minta sebagian tahun ini, kami tidak bisa maksa juga DKI karena DKI saat ini masuk dalam Jabodektajur,” katanya.

Selain itu, pihaknya juga telah memastikan terkait pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Wilayah Timur yang akan dilakukan pada tahun 2020.

“Tahun ini DED nya, melihat luas pembangunan dan biaya maka progress pembangunannya pada 2020. Dari itu dalam Musrenbang tahun ini kami usulkan untuk konstruksinya, kami berharap DED bisa selesai tahun ini,” paparnya.

Ia menambahkan, dalam menghitung DED ada rumusnya. Untuk membuat DED nya saja, kata dia, bisa menghabiskan anggaran Rp 1 miliar lebih.

“Nanti ditaksir dari DED nya sekian, konstruksinya bisa lebih tinggi atau lebih rendah. Kami belum memasikan pembangunannya menggunakan APBD Depok atau ada bantuan pusat maupun provinsi,” terangnya.

Pihaknya juga tengah mewacanakan untuk pembagunan RSUD Wilayah Timur yang berada di wilayah Kecamatan Tapos akan menggandeng pihak swasta.

“Nantinya ada semacam serah guna usaha dalam ikatan kerjasama anatara pihak swasta dengan pemerintah. Belum (untuk provinsi,red), meskipun Pak Gubernur sempat bicara membangunkan rumah sakit, kami belum tahu,” pungkasnya. n Rahmat Tarmuji

 


TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here