Ma’ruf Amin Belusukan Di Depok

0
140
Calon wakil presiden, KH Ma'ruf Amin saat memberikan sambutan di halaman Kantor DPD Partai Golkar

Margonda | jurnaldepok.id
Calon wakil presiden nomor urut 01, KH Ma’ruf Amin melakukan safari politiknya di Depok, pada Sabtu (12/1) seperti ke
Masjid Syeikh Maulan Yusuf, Pesona Khayangan, Kelurahan Mekarjaya, Kecamatan Sukmajaya, pimpinan pengasuh Pondok Pesantren Assa’adah, KH Muhammad Abdul Mujib.

Ma’ruf menegaskan dirinya maju sebagai cawapres diminta mendampingi Joko Widodo untuk kemaslahatan umat dan masyarakat pada umumnya.

“Saya maju dan mau menjadi cawapres bukan untuk kepentingan pribadi tapi kemaslahatan ummat dan masyarakat pada umumnya khususnya di NKRI,” ujarnya.



Ma’ruf juga minta restu dan dukungan untuk maju sebagai cawapres mendampingi Jokowi.

“Siapa bilang saya tidak tua, tapi Pak Jokowi mempercayai saya untuk mendampinginya,” katanya.

Untuk target perolehan suara di Kota Depok dirinya berharap bisa menang dalam Pilpres 2019 ini atau sekitar 70 persen.

“Paling tidak sama dengan target perolehan suara nasional atau 70 persen. Kalau ditanya targetnya berapa ya menang,” tegasnya.

Sementara itu dihadapan ratusan kader dan simpatisan dari partai koalisi, Ma’ruf pun mengklaim sederet capaian pemerintah di era kempimpinan Presiden RI, Joko Widodo yang terhadang berita bohong alias hoax.

Salah satu hal yang dibanggakan Ma’ruf di era kepemerintahan Jokowi adalah pesatnya pembangunan infrastruktur, seperti pembangunan Tol Transjawa, Tol Sumatera, Tol Kalimantan, dan Tol Papua yang saat ini sedang dalam tahap pengerjaan.

Namun Ma’ruf menyayangkan masih ada saja pihak yang belum menyadari hal itu.

“Tapi kok ada yang bilang tidak ada. Ente tidur, ente ngorok jadi tidak paham. Jadi harus bangun supaya tahu,” kata Ma’ruf disambut tawa sejumlah simpatisan dan pendukungnya di halaman gedung DPD Golkar Depok.

Dia mengatakan, Presiden Jokowi sudah melakukan terobosan dalam rangka memperbaiki pendidikan. Diantaranya telah mengeluarkan Kartu Indonesia Pintar atau KIP.

“Yang bilang tidak ada, ente tidur, harus bangun. Ada Kartu Indonesia Sehat (KIS), yang bilang enggak ada, berati lagi tidur,” ungkapnya.

Tak hanya itu, Ma’ruf juga meluruskan isu yang menyebut Badan Penyelenggara Jaminan Sosial atau BPJS bakal dihentikan.
“Ada juga isu BPJS mau dihentikan karena mau buat bayar tol. Lah untuk tol lain, untuk BPJS lain. Ini hoax. Masyarakat jangan mau dibohongin. Orang Depok sudah pintar enggak mau nerima hoax, enggak mau nerima kebencian. Insya Allah Depok akan dimenangkan 01,” katanya.

Jika dirinya terpilih nanti, salah satu program yang bakal dikerjakannya adalah meningkatkan kualitas mutu pendidikan di Indonesia.

“Kita ubah model manusia jadi manusia pembangunan nasional. Kalau ulama mengatakan memperbesar manfaat,” tuturnya.

Menurut Ma’ruf, saat ini pihaknya menghadapi sejumlah orang yang belum menyadari kinerja positif Jokowi akibat pengaruh berita bohong.

“Yang masih terpangaruh kita ingatkan. Saya enggak bilang bodoh tapi bilang belum pintar. Kita ingatkan agar jangan mau dibohongin dengan isu-isu yang engga baik,” pungkasnya. n CR1-JD

 

 


TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here