Pemilik Lahan Tol Desari Bakal Demo Lagi

0
117
Pemilik lahan saat menduduki lahan mereka yang terkena dampak Tol Desari

Limo | jurnaldepok.id
Koordinator aksi Demonstrasi di BPN dan PN Depok, Rabu (9/1) sekaligus salah satu ahli waris pemilik lahan Girik Letter C 675a yang berlokasi diwilayah Rw 04 dan 05 Kelurahan Krukut Kecamatan Limo, Husen Sanjaya mengatakan akan menggelar aksi sesi kedua dengan mengerahkan massa lebih banyak lagi jika tuntutan mereka tidak dikabulkan oleh Badan Perranahan Nasional (BPN) dan Pengadilan Negeri (PN) Depok pada aksi Demo hari Rabu silam. Demikian dikatakan Husen usai memimpin aksi demo di BPN dan PN.

“Kami belum puas dengan hasil aksi demo kali ini karena BPN dan PN Depok belum memberikan jawaban yang memuaskan terkait tuntutan kami prihal uang konsinyasi dan pembatalan 7 SHGB atas nama PT Megapolitan, ” ujar Husen Sankaya kepada Jurnal Depok, kemarin.

Dikatakan Husen, pada aksi demo Rabu (9/1) pihak BPN dan PN Depok terkesan menutup nutupi skandal penyerahan uang konsinyasi kepada salah satu pihak bersengketa tanpa sepengetahuan dan proses musyawarah kepada pihak bersengketa lainnya, begitu juga dengan kebijakan penerbitan tujuh sertifikat hak guna bangun (SHGB) atas nama PT Megapolitan Developments tbk diatas lahan Girik Letter C 675a milik Sunaryo Pranoto dan sejumlah ahli waris pemilik lahan.



“Lihat saja nanti pada aksi demo sesi kedua kami akan perlihatkan bukti keterlibatan sejumlah oknum pejabat soal penyerahan uang konsinyasi kepada Bos PT Megapolitan dan instruksi pembatalan 7 SHGB atas nama PT Megapolitan lantaran tidak prosedural, semua akan kami ungkap, ” imbuhnya.

Disisi lain Kuasa Hukum Sunaryo Pranoto Hairul Mu’munin juga bersikeras akan terus berjuang untuk menuntut keadilan terkait kasus lahan seluas lebih dari 19 dan uang konsinyasi sebesar Rp 129 milyar yang dititipan oleh PPK Tol Desari di Pengadilan Negeri (PN) Depok pada tanggal 14 Desember 2017 silam.

“Pembangunan Jalan Tol Desari menyisakan permasalahan yang merugikan masyarakat dan kasus ini sangat jelas telah merugikan klien kami dan kami akan berupaya semaksimal mungkin agar klien kami bisa mendapatkan haknya, ” pungkas Hairul usai berorasi dilokasi lahan girik 675a Rw 04 dan 05 Kelurahan Krukut Kecamatan Limo. n Asti Ediawan

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here