BPJS Kesehatan Akui Milik Hutang Di Beberapa Rumah Sakit

0
88
Irfan Qadarusman

Pancoran Mas | jurnaldepok.id
Kepala Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan Cabang Depok, Irfan Qadarusman mengakui adanya piutang tagihan klaim dari peserta BPJS di beberapa rumah sakit di Depok.

Namun demikian, Irfan enggan untuk menyebutkan berapa nominalnya dan di rumah sakit mana saja. Kendati begitu, Irfan menjamin bahwa hal tersebut tidak menjadi persoalan dan peserta BPJS masih bisa mendapatkan pelayanan di rumah sakit.

“Tunggakkan ke rumah sakit itu ada, tapi mohon maaf kami belum hitung nominalnya berapa,” ujar Irfan kepaa Jurnal Depok, kemarin.



Ia menambahkan, bahwa tunggakkan ke rumah sakit saat ini sudah mulai berkurang, terlebih setelah BPJS mendapat suntikan dana dari pemerintah.

“Itu sudah berkurang, tinggal pembayaran klaim jatuh tempo di Januari ini dan kami akan bayarkan. Nanti kami akan sampaikan ke PPID dan konsultasi juga, setelah itu akan kami jawab sesuai ketentuan,” paparnya.

Irfan mengungkapkan, adanya anggapan bahwa penghentian kontrak kerja sama dikaitkan dengan kondisi defisit BPJS Kesehatan adalah informasi yang tidak benar.

“Kami sampaikan informasi tersebut tidak benar, bukan di situ masalahnya. Sampai saat ini pembayaran oleh BPJS Kesehatan tetap berjalan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Apabila ada fasilitas kesehatan yang belum terbayarkan oleh BPJS Kesehatan, rumah sakit dapat menggunakan skema supply chain financing (SCF) dari pihak ketiga yang bekerjasama dengan BPJS Kesehatan,” katanya.

Lebih lanjut ia mengatakan, bahwa BPJS tidak mungkin melakukan pinjaman ke bank dikarenakan BPJS merupakan badan yang berstatus ‘plat merah’.

“Kalau itu bisa sudah kami tempuh dari awal, karena sumber dana kami dari pemerintah dan iuran peserta. Sehingga kami bekerjasama dengan bank untuk melakukan program SCF,” terangnya.

Dirinya menjelaskan, beberapa rumah sakit yang terkendala dengan klaim pembayaran saat ini sudah mulai mengambil uangnya.

“Sehingga, yang seharusnya kami sudah bayar, karena belum masalah pencairan, saat ini sudah ditalangi oleh bank. Jadi sudah tidak ada masalah,” pungkasnya. n Rahmat Tarmuji

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here