BPN Ungkap Uang Konsinyasi Tol Desari

0
188
Korban Tol Desari saat mendatangi Kantor BPN

Kota Kembang | jurnaldepok.id
Kepala Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kota Depok, Sukanta enggan berkomentar soal surat dari Dirjen Agraria dan Tata Ruang (ATR) BPN Pusat prihal instruksi pembatalan 7 Sertifikat Hak Guna Bangun (HGB) atas nama PT Megapolitan yang berbenturan dengan Girik Letter C 675a atas nama Sunaryo Pranoto.

“Surat dari Dirjen ATR sudah kami terima dan sudah kami baca tapi tidak harus dijawab, ” ujar Sukanta saat menerima perwakilan aksi demonstrasi yang dilakukan oleh para pemilik lahan terkena Tol Desari, kemarin.

Prihal uang konsinyasi pembayaran tol sebesar Rp 129 milyar yang dititipkan ke Pengadilan Negeri (PN) Depok pada tanggal 18 Desember 2017, Sukanta menegaskan bahwa pihaknya belum pernah mengeluarkan surat rekomendasi untuk penyerahan uang konsinyasi kepada pihak bersengketa.



“Kami belum pernah mengeluarkan rekomendasi untuk pengambilan atau penyerahan uang konsinyasi itu dan seharusnya uang itu masih ditangan Pengadilan, ” kata Sukanta.

Disisi lain Humas Pengadilan Negeri (PN) berjanji akan memberi penjelasan terkait kisruh uang konsinyasi Tol Desari kepada pihak pemilik Girik Letter C 675a maksimal dua pekan.

“Nanti kami akan memberikan keterangan resmi mohon sabar, kami minta waktu paling lama dua minggu, ” imbuhnya. n Asti Ediawan

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here