Anggota Ormas Dibacok OTK

0
64
Salah satu anggota ormas yang menjadi korban pembacokan masih dirawat di RS

Cipayung | jurnaldepok.id
Anang Firmansyah, salah satu anggota ormas dibacok oleh Orang Tidak Dikenal (OTK). Hingga, Senin (7/1) ia masih terkapar di salah satu ruang rawat inap di Rumah Sakit.

Kejadian pembacokan terjadi di perlintasan pintu palang kereta api Jalan Gandaria 1, Kelurahan Ratu Jaya, Kecamatan Cipayung, Sabtu (5/1). Berdasarkan informasi yang di himpun di lokasi kejadian menyebutkan, saat itu datang seorang pengendara motor berhelm saat akan melintas pintu tanpa palang kereta di Jalan Gandaria.

Karena pengendara bermotor diduga melaju kendaraan dengan kecepatan tinggi, korban lalu menegurnya agar mengendarai motornya dengan pelan-pelan. Mendapatkan teguran dari korban, pelaku lalu mengeluarkan samurai sambil mengancam korban sampai akhirnya pelaku sempat pulang tidak lama sekitar 10 menit datang lagi ke TKP dan terjadilah duel.



Pelaku yang diketahui menggunakan helm ini langsung menganiaya korban dengan beberapa luka bacokan senjata tajam di sekujur tubuh hingga tangan kiri serta jari tangan kanan korban nyaris putus akibat hantaman senjata tajam pelaku.

Salah satu rekan korban, Budi mengatakan, saat ini korban masih mendapatkan perawatan dari salah satu Rumah Sakit. Akibat pembacokan oleh orang tidak dikenal, korban Firmansyah mengalami empat luka bacokan senjata tajam yaitu tangan kiri hampir putus, jari tangan kanan hampir putus, lengan kiri dan kepala belakang kena bacok juga.

“Dari informasi teman-teman yang kami dapat, korban tidak mengenal pelaku. Rencana temen-teman yang ada di daerah Pasir Putih akan melakukan penggalangan dana untuk membantu meringankan pengobatan korban di rumah sakit,” ungkapnya.

Dikatakannya, kasus yang menimpa rekannya itu akan diproses secara hukum dan keluarga korban telah melaporkan ke Polsek Pancoran Mas.

“Kami sepakat tidak ada yang main hakim sendiri dan mampu menahan diri,”katanya.

Terpisah Kapolsek Pancoran Mas, Kompol Roni Agus Wowor mengatakan, dari hasil pemeriksaan saksi, korban tukang parkir cekcok dengan pengendara sepeda motor.

“Kasus yang menimpa korban penganiayan murni tidak ada yang lain. Tim masih melakukan penyelidikan di lapangan untuk menangkap pelaku,” jelasnya.

Dia menambahkan, agar kasus ini ditangani oleh anggota dan jangan ada yang terprovokasi hingga sampai main hakim sendiri. n CR1-JD

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here