Kepala BKPSDM Diusir, DPRD-Pemkot Pecah Kongsi

0
395
Ketua DPRD Depok, Hendrik Tangke Allo saat memimpin rapat paripurna

Kota Kembang | jurnaldepok.id
Ada peristiwa yang mengejutkan pada saat rapat paripurna DPRD digelar. Di mana Ketua DPRD Kota Depok, Hendrik Tangke Allo secara langsung mengusir Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Pemerintah Kota Depok, H Supian Suri ke luar ruang paripurna.

Hal tersebut dipicu lantaran Ketua DPRD Kota Depok diduga merasa tidak puas dengan hasil mutasi, rotasi dan promosi jabatan yang dilakukan oleh Pemerintah Kota Depok pada, Senin (31/12/2018) kemarin. Di mana Hendrik langsung menghampiri Supian dan memintanya keluar saat itu juga.

“Keluar kamu, keluar kamu sekarang. Tidak, keluar sekarang,” ujar salah satu pejabat yang saat itu duduk dekat Supian yang namanya enggan disebutkan.



Setelah mengusir Supian dari tempat duduknya, Hendrik kemudian langsung menuju meja pimpinan untuk memimpin paripurna. Namun sebelum paripurna dibuka secara resmi Hendrik menyampaikan beberapa hal.

“Kedudukan eksekutif dan legislatif menurut UU 23/2014 menjadi sama dengan fungsi yang berbeda. Jadi kalau ada keputusan-keputusan penting harus melibatkan DPRD Kota Depok, harus ada koordinasi,” ujarnya dalam paripurna, Kamis (3/12).

Terkait dengan mutasi yang dilaksanakan di akhir tahun, pria yang akrab disapa HTA itu menyampaikan ketika walikota ingin melakukan mutasi maupun rotasi khususnya di lingkungan DPRD Kota Depok, pemerintah sudah mengatur bahwa harus berkoordinasi dengan pimpinan dan DPRD.

“Ada koordinasi ke Sekwan kemudian koordinasi ke pimpinan DPRD dan saya sebagai Ketua DPRD Kota Depok. Tadi kepala kepegawaian saya minta di luar dulu karena saya tidak sepakat dengan keputusan yang mereka ambil. Terkait Kabag Umum hari ini saya nyatakan saya tolak secara pribadi, enggak tahu nanti secara lembaga, karena Kabag Umum ini ditempatkan secara ujug-ujug tanpa ada koordinasi dengan kami di pimpinan DPRD,” ungkapnya.

Politisi PDI Perjuangan itu mengaku tidak mau DPRD diatur oleh orang yang tidak diketahui latar belakangnya.

“Posisi itu sangat penting, maka saya minta Sekwan melayangkan surat ke walikota untuk menolak Kabag yang ditempatkan kemarin tanpa koordinasi dengan saya dan pimpinan DPRD,” katanya.

Dalam kesempatan itu HTA juga meminta Wakil Walikota Depok, Pradi Supriatna untuk menyampaikan hal tersebut ke walikota.

“Ini akan menjadi catatan saya khususnya saya sebagai Ketua DPRD Fraksi PDI Perjuangan,” tukasnya.

Menanggapi peristiwa itu, Wakil Walikota Depok, Pradi Supriatna usai paripurna mengatakan dirinya sempat meminta Ketua DPRD untuk memberikan kesempatak kepada Supian agar bisa masuk kembali ke dalam ruang rapat paripurna. Namun, hingga paripurna berakhir Supian tidak kembali lagi ke ruang paripurna.

“Ini dinamika, mudah-mudahan kedepan bisa lebih satu frekuensi lagi untuk menjalankan roda eksekutif dan legislatif,” tanggapnya.

Bicara mekanisme pelantikan pejabat akhir tahun lalu, Pradi mengatakan bahwa hal itu telah mengikuti mekanisme dari KASN yang berkaitan dengan kopetensi dan berharap linier dengan kemampuan dari akademis SDM tersebut.

“Memang kalau memuaskan semua pihak rasanya tidak, usulan-usulan dari berbagai tokoh pun ada. Tetapi di sini butuh format-format yang sesuai, ini dalam rangka perbaikan dan lebih meningkatkan kemampuan kami memberikan pelayanan kepada masyarakat Depok,” katanya.

Terkait penempatan Kabag Umum Setwan DPRD yang ditolak HTA, Pradi mengatakan bahwa prinsipnya ia akan membangun komunikasi.

“Insya Allah akan selesai. DPRD ini kan fungsinya jelas legislasi, penganggaran dan pengawasan. Kami sebagai pelaksana teknis, dalam rangka evaluasi sah-sah saja. Kalau adem-adem saja ya enggak seru juga lah,” terangnya.

Pradi mengatakan, dalam proses mutasi, rotasi dan promosi jabatan kemarin pihaknya mendorong tim independen untuk melakukan itu.

“Serta melakukan koordinasi dengan pemerintah pusat melalui KASN. Kami pikir enggak (ada intervensi,red) karena memang lumrah, tugas mereka juga dalam rangka memberikan masukan supaya ada perubahan dan perbaikan terhadap kinerja-kinerja kami,” pungkasnya. n Rahmat Tarmuji

 

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here