Dinilai Melakukan Perbuatan Tak Menyenangkan, KOOD Bakal Polisikan HTA

0
270
Ketua dan pengurus KOOD Kota Depok foto besama usai menggelar rapat

Sawangan | jurnaldepok.id
Peristiwa pengusiran Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Pemerintah Kota Depok, H Supian Suri ke luar ruang paripurna oleh Ketua DPRD Depok, Hendrik Tangke Allo dinilai sebagai bentuk arogansi Hendrik.

Peristiwa tersebut langsung menuai kecaman dari barisan Kumpulan Orang Orang Depok (KOOD).

Pasalnya, Supian adalah salah satu pengurus KOOD, dia menduduki posisi di Badan Pengurus Harian KOOD.



Ketua KOOD, H Ahmad Dahlan, secara cepat menyikapi insiden di Gedung Dewan tersebut dengan mengumpulkan para pengurus KOOD di kediaman Zaenudin di kawasan Bedahan, Sawangan, Kamis (2/1) sore.

“Kalau tidak segera kami sikapi akan berdampak terjadinya hal-hal yang tidak kita inginkan, karena sangat banyak anggota KOOD yang akan langsung menggeruduk kantor DPRD, bahkan ada beberapa orang yang sudah menyewa bus untuk berangkat ke gedung dewan. Alhamdulillah berhasil kami cegah,” ujar Dahlan.

Rapat dadakan yang dihadiri puluhan pengurus inti KOOD tersebut menghasilkan sejumlah keputusan, di antaranya KOOD bakal melaporkan Hendrik Tangke Allo ke polisi, karena telah melakukan perbuatan tidak menyenangkan terhadap Supian Suri.

Namun, sebelumnya pengurus KOOD akan menemui HTA untuk meminta penjelasan terkait sikap arogansinya.

“Besok, Jumat ( 4/1) kami akan menyampaikan surat permohonan audiensi ke beliau. Kami ingin mengetahui alasan beliau bersikap tak terpuji terhadap bang Supian Suri,” kata Dahlan.

Sebelum menghasilkan beberapa keputusan, suasana rapat sempat memanas. Sejumlah peserta rapat meluapkan kemarahannya. Bahkan ada beberapa anggota KOOD yang bersikeras ingin mendatangi langsung kediaman Hendrik Tangke Allo.

Namun panasnya suasana rapat berhasil ‘diademkan’ oleh para sepuh KOOD. n Rahmat Tarmuji

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here