Mesum Di Mares, 15 Orang Diciduk

0
226
Petugas BNN Kota Depok saat menggeledah salah satu kamar di Apartemen Margonda Residen

Margonda | jurnaldepok.id
Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Depok melakukan razia di Apartemen Margonda Residence (Mares) yang berlokasi di Jalan Margonda, Kelurahan Pondokcina, Kecamatan Beji.

Kepala BNNK Depok, AKBP Rusli Lubis, Selasa (2/1) kepada wartawan mengatakan selama malam pergantian tahun baru, jajarannya melakukan razia ke sejumlah lokasi yang diduga sebagai lokasi pemakaian bahkan transaksi narkoba.

“Razia yang kami lakukan guna menekan aksi peredaran narkoba di wilayah hukum Kota Depok, khususnya di penghujung tahun 2018,” ujarnya, kemarin.



Dalam kegiatan tersebut, pihak BNN berhasil mengamankan dua orang yang positif telah menggunakan narkoba.

“Dua orang FM (18) dan S (18) kami amankan di apartemen di Margonda dan positif telah menggunakan narkotika,”katanya.

Selanjutnya, kedua orang yang telah kedapatan positif menggunakan narkoba akan dilakukan assessment untuk selanjutnya menjalani proses rehabilitasi.

Selain itu, pihaknya juga telah mengamankan 15 orang yang selanjutnya dilimpahkan ke Pol PP Kota Depok, karena di duga bukan pasangan suami istri.

“Selain narkoba kami juga menggandeng Pol PP untuk mengamankan diduga pasangan mesum yang sedang berduaan di dalam apartemen,” ungkapnya.

Rusli mengatakan, pihaknya terus melanjutkan upaya pencegahan terhadap penyalahgunaan narkoba.

“Razia merupakan salah satu upaya kami dalam upaya pencegahan peredaran Narkoba di Kota Depok. BNN akan rutin melakukan razia serupa untuk menghambat penyalahgunaan narkoba di Kota Depok,” ungkapnya.

Dia mengatakan Kota Depok ini sebagai market, karena narkoba yang masuk berasal dari luar Kota Depok.

“Kota Depok hanya pasar peredaran narkoba, sehingga paling banyak kasus yang ada di Depok adalah penyalahgunaan. Biasanya pengguna memanfaatkan kos-kosan dan hotel untuk melakukan transaksi dan menggunakan narkoba,” jelasnya.

Sedangkan peredaran narkoba, kata dia, masih didominasi dengan penggunaan sabu dan ganja.

“Trendnya sabu masih yang paling banyak, diikuti dengan ganja,” pungkasnya. n CR1-JD

 


TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here