Bawaslu Temukan Pelanggaran Pidana

0
22
Komisioner Bawaslu Kota Depok foto bersama

Margonda | juraldepok.id
Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Depok menginventarisasi kegiatan pada 2018 lalu. Alhasil, Bawaslu mencatat dan menemukan adanya beberapa pelanggaran pidana pemilu.

“Bawaslu Kota Depok telah menemukan sedikitnya 15 temuan yang pada jenis pelanggarannya terdiri dari satu Pelanggaran Tindak Pidana Pemilu dan 14 Pelanggaran Administrasi. Banyak juga pelanggaran-pelanggaran yang dilakukan melalui tindakan langsung dan melalui mekanisme teguran secara langsung baik tertulis maupun lisan,” ujar Luli Barlini dalam siaran pers nya yang diterima Junal Depok, kemarin.

Ia menjelaskan, adapun penindakkan langsung berupa penertiban APK serentak se-Kota Depok telah terlaksana pada 7 November 2018 dan penertiban branding di Angkutan Umum telah terlaksana pada 18 Desember 2018.



“Tindakkan langsung berupa pencopotan Alat Peraga Kampanye (APK) baik Calon Presiden, Calon Wakil Presiden maupun Calon Anggota Legislatif yang tidak sesuai aturan. Sedikitnya APK Ilegal atau Alat Peraga Sosialisasi Calon Presiden, Calon Wakil Presiden maupun Calon Anggota Legislatif oleh Peserta Pemilu yang dicopot berjumlah 5.079 buah untuk APK selain branding dan 56 branding di angkutan umum,” paparnya.

Lebih lanjut ia mengatakan, kegiatan itu dirasa masih belum optimal (khususnya penindakan branding di angkutan umum) dikarenakan masih banyak angkutan umum yang pada hari itu tidak beroperasi dikarenakan ada kebocoran informasi.

“Sehingga banyak dari angkutan umum yang belum dilakukan penindakan secara langsung, dan beberapa masalah seperti disparitas antar Bawaslu Kota/Kabupaten yang tidak serempak membuat banyak pertanyaan dikalangan supir angkutan umum yang notabene kurang memahami aturan dari pemilu itu sendiri. Dari itu Bawaslu Kota Depok akan menginisiasikan untuk melakukan penertiban terpadu untuk tindakan pencopotan secara langsung APK branding yang berada pada angkutan umum,” pungkasnya. n Rahmat Tarmuji

 


TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here