Anggota Polisi Ditemukan Tewas

0
117
Petugas kepolisian saat melakukan olah TKP

Pancoran Mas | jurnaldepok.id
Matheus, seorang anggota Polri berpangkat Brigadir Kepala, Senin (31/12) malam ditemukan tewas dengan kondisi berlumuran darah dibagian wajah. Korban ditemukan tergeletak di sekitar TPU Mutiara RW 13 Kampung Pitara, Kelurahan Pancoran Mas, Kecamatan Pancoran Mas.

Berdasarkan informasi yang dihimpun di lokasi kejadian, penemuan jasad korban atas laporan dari Miat, Ketua RT 01/13 Kelurahan Pancoran Mas. Ia melihat ada seseorang yang berdarah di kepalanya di lokasi dekat makam.

“Setelah mendatangi TKP dan membuka cebongan yang dipakai seperti wajah Bripka Matheus kemudian setelah dibuka dompetnya benar bahwa korban adalah Bripka Matheus. Warga mendapati pria berjaket hijau dengan celana jeans tergetelak di tanah berumput. Wajahnya tertutup kupluk hitam. Pada bagian kepalanya berdarah-darah,” ujarnya, kemarin.



Aparat Polsek Pancoran Mas yang mendapat laporan segera datang ke lokasi.
Kupluk pun dibuka dan korban dikenali sebagai seorang polisi berpangkat Birpka. Sebuah Kartu tanda Anggota (KTA) Polri juga ditemukan yang menunjukkan identitas mayat tersebut.
Salah satu warga, Hendra mengatakan dia tidak mengetahui persis kejadian tersebut.

“Kami engak tahu jika korban apakah tewas karena ditembak atau tidak, saya enggak tahu kalau ada suara tembakan, sebab saru dengan suara kembang api. Yang saya dengar suara kembang api abis Magrib,” katanya.

Dia menambahkan salah satu anaknya memang sempat mendengar ada suara teriakan.

“Anak saya sempat dengar ada yang teriak. Tapi samar-samar. Katanya sih, kaya suara laki-laki,” paparnya.

Hendra mengaku, dirinya baru sadar jika ada mayat yang tergeletak setelah beberapa warga berhamburan ke lokasi kejadian. Dirinya mengaku tidak mengenal sosok korban, dan bukan warga setempat.

“Saya baru setahun di sini. Tapi kalau kata warga, korbannya itu seorang anggota Polisi,” tuturnya.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Argo Yuwono kepada wartawan mengatakan Bripka Matheus merupakan anggota Polresta Depok yang di BKO-kan ke Satgas Antiteror Polda Metro Jaya.

Tim Polresta Depok, lanjut Argo, masih melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

Sementara itu, Perwira Urusan Hubungan Masyarakat (Paur Humas) Polres Depok, Ipda I Made Budi menjelaskan, korban ditemukan pukul 18.30 WIB dengan kepala penuh luka-luka di TPU Mutiara, Pancoran Mas.
“Anggota kami Aipda Edi Mujiran mendapatkan laporan Ketua RT setempat bahwa ada seseorang yang berdarah-darah kepalanya. Setelah dicek ternyata itu adalah Bripka Matheus,” ucapnya.

Saat itu, kata dia, kondisinya masih hidup. Korban dinyatakan meninggal dunia saat dilarikan ke RS Bhakti Yuda. Saat ini, pihaknya masih menyelidiki penyebab kematian korban.

“Kronologis kenapa dan sebab meninggalnya masih kami selidiki. Nanti diinformasikan lebih lanjut,”katanya.

Di rumah duka Kampung Bambon, RT 002/RW 06, Desa Ragajaya, Bojonggede, Kabupaten Bogor, Selasa (1/1), terlihat juga karangan bunga dari Kapolda Metro Jaya Irjen Idham Azis, Kapolresta Depok Kombes Didik Sugiarto, hingga Kapolsek Pancoran Mas Kompol Roni Wowor.

Jenazah Bripka Matheus dimakamkan di TPU Palsigunung Kelurahan Tugu, Kecamatan Cimanggis, dengan upacara kenegaraan yang langsung dipimpin oleh Kapolresta Depok Kombes Didik Sugiarto.

Supriati, istri almarhum dan kedua anaknya tampak tak kuasa menahan kesedihan ketika menyaksikan langsung jenazah Bripka Matheus dimakamkan.

Selain keluarga dan kerabat, tampak pula sejumlah perwira Polresta Depok dan jajaran menghadiri prosesi pemakaman tersebut. n CR1-JD

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here