Ratusan Rumah Di Perumahan Cinere Parkview Tak Miliki IMB

Salah satu rumah yang diduga idak memiliki IMB

Limo | jurnaldepok.id
Luar biasa, ratusan bangunan rumah mewah di Perumahan Cinere Parkview Rw 12 Kelurahan Limo, Kecamatan Limo, hingga saat ini belum juga mengantongi Izin Mendirikan Bangunan (IMB) padahal dari sekitar 122 unit rumah yang sudah terbangun, ada lebih dari 20 rumah yang sudah terjual dan dihuni oleh konsumen.

Saat dikonfirmasi prihal Izin Mendirikan Bangunan (IMB) Lurah Limo, Danudi Amin mengaku belum pernah menandatangani rekomendasi perijinan IMB untuk perumahan Cinere Parkview hal ini mengindikasikan bahwa sampai saat ini belum 122 unit rumah di Cinere Parkview memang belum ada IMB nya dan hal ini tentu sangat bertolak belakang dengan keterangan pihak PT Megapolitan selaku pengembang perumahan yang mengatakan IMB sedang dalam proses.

“Saya tidak tahu soal mereka punya izin atau tidak tapi jika mengikuti mekanisne perijinan, prosesnya harus dimulai dari bawah yakni ada rekomendasi dari warga dan Ketua RT dan Rw baru ke Lurah dan Camat sedangkan sampai sekarang saya belum pernah menandatangani rekomendasi perijinan untuk perumahan Cinere Parkview, ” papar Danudi Amin kepada Jurnal Depok.

Pernyataan yang sama dilontarkan oleh Ketua Rw 12 Kelurahan Limo Kecamatan Limo Yacob Tulam Saragih.

“Lihat saja sampai sekarang Segel Satpol PP masih berdiri kokoh itu artinya perumahan itu belum mengantongi IMB, dan anehnya sebagian rumah sudah terjual bahkan banyak yang sudah ditempati oleh pemilik rumah, ini yang kami tidak mengerti, ” ujar Yacob TS kepada Jurnal Depok kemarin.

Dia menambahkan, meskipun saat ini segel satpol PP masih terpancang disejumlah titik seputar perumahan, namun kata dia secara diam diam pihak pengembang masih saja melaksanakan kegiatan pembangunan unit rumah dan hal ini lolos dari tindakan lanjutan oleh Sarpol PP.

“Sampai sekarang masih saja ada kegiatan pekerjaan pembangunan rumah disana dan Satpol PP seolah tak berdaya dan tak berani untuk melakukan tindakan lanjutan misalnya membongkar bangunan yang sudah ada lantaran tidak memiliki Izin Mendirikan Bangunan (IMB), ” pungkas Yacob. n Asti Ediawan

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here