Pengeroyok Tukang Parkir Diringkus

0
100
Polisi saat menunjukkan barang bukti yang digunakan pelaku untuk mengeroyok tukang parkir

Margonda | jurnaldepok.id
Ahmad Noval (31) dan RC (14), tukang parkir yang biasa mangkal di Jalan Juanda Kelurahan Bakti Jaya, Kecamatan Sukmajaya, babak belur dikeroyok oleh sekelompok pemuda bermotor.

Kepala Satuan Reskrim Polresta Depok, Komisaris Deddy Kurniawan menegaskan, aksi pengeroyokan itu terjadi pada, Minggu (16/12) malam. Korban yang diketahui bernama Ahmad Noval (31) mengalami luka bacok cukup parah pada bagian punggung.

Sedangkan korban lainnya berinisial RC (14) mengalami luka serius di bagian tangan.
Pelaku sekitar 15 orang menggunakan enam motor berboncengan dengan alasan menuntut balas karena temannya ada yang diserang.



Mereka melakukan sweeping kemudian di TKP dekat Pos Pol Juanda, melihat korban sedang jadi juru parkir lalu diserang dan mengeroyoknya.

“Anggota kami telah berhasil meringkus sebanyak 15 orang yang diduga pelaku pengeroyokan dua juru parkir di dekat pos polisi Jalan Juanda,” ujarnya, kemarin.

Para pelaku ini, kata dia, sebagian besar adalah anak sekolah yang nyambi jadi juru parkir dan bukan kelompok geng motor.

“Jadi korban dan pelaku sesama juru parkir, tapi beda lokasi. Dari hasil penyelidikan pun terungkap, motif para pelaku dipicu aksi balas dendam,” paparnya.

Adapun motif sementara, lanjut Deddy, adalah ingin balas dendam dan bukan karena berebut lahan parkir.

“Atas perbuatannya itu, pelaku terutama yang menjadi eksekutor kami jerat pasal 170 junto 351 tentang pengeroyokan ancaman lima tahun penjara. Pada intinya pihak kepolisian ingin memberikan pelajaran pada masyarakat agar tidak main hakim sendiri apalagi meluka orang lain.
Dari mereka ada empat orang yang membawa sajam. Ini (penyerangan) sudah direncanakan dari awal,” ungkapnya.

Selain meringkus para pelaku, polisi juga telah menyita dua celurit yang digunakan para pelaku untuk melukai korbannya. Kasusnya ditangani Polresta Depok.

Kabag Ops Polresta Depok, Kompol Hari Agung kepada wartawan mengatakan kegiatan operasi Cipta Kondisi menjelang Natal dan Tahun Baru, jajaran Polresta Depok berhasil mengamankan para pelaku tawuran dan menyita sejumlah senjata tajam.

Dalam menjaga gangguan Kamtibmas Kota Depok, menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru Polresta Depok menggelar operasi cipta kondisi dengan sasaran kejahatan konvensional dan kejahatan jalanan atau street crime.
“Dari operasi Cipkon yang dilakukan serentak Polres dan Polsek beberapa anggota kami di Polsek seperti Pancoran Mas dan Beji berhasil mengamankan sejumlah remaja diduga mau tawuran,”pungkasnya. n CR1-JD

 


TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here