Kematian Tahanan Polresta Depok Terkuak

0
160
ilustrasi

Margonda | jurnaldepok.id
Polresta Depok akhirnya menetapkan 10 orang tersangka atas kematian seorang tahanan di Polresta Depok bernama Yulius Lucas alias Ulis (35).

Kasubag Humas Polresta Depok, AKP Firdaus mengatakan penyidik sudah memeriksa 14 saksi terkait kematian Ulis dan menetapkan 10 orang tersangka. Ditegaskan dia, bahwa Ulis meninggal di ruang tahanan, bukan di ruang penyidik.

“10 tersangka tersebut adalah sesama tahanan. Kini para tersangka pun masih ada di sel,” ujarnya, Senin (17/12).



Namun begitu, dirinya tidak dapat merinci dari kamar mana saja tahanan yang menjadi tersangka. Yulius, yang merupakan tersangka pencurian motor itu mengalami luka lebam akibat perkelahian dengan sesama tahanan.

Dari hasil pemeriksaan tahanan yang dipilih secara acak dari berbagai kamar tahanan, terungkap keterangan mereka saling menguatkan.

“Pelakunya dari tahanan. Hasil pemeriksaan pelakunya ada yang kepala kamar, ada yang teman-temannya dan ini enggak hanya satu saksi, jadi antara mereka saling menguatkan. Mereka satu sel dalam tahanan secara detail saya belum tahu kamar mananya, karena kemarin kami ambil random. Karena kan enggak serta merta dikunci, ketika siang dibuka semua,” paparnya.

Dia mengatakan, pemeriksaan terhadap anggota Polres Depok dilakukan Inspektur Pengawas Daerah (Irwasda) dan Divisi Profesi dan Pengamanan (Propam) Polda Metro Jaya.
Menurut dia, pemeriksaan internal di tubuh Polri sudah kewajiban mereka.

“Kalau internal sudah pasti, karena mereka fungsi pengawas, baik Propam dan Irwasda. Sudah kewajiban mereka, sudah datang langsung. Karena informasi awal meninggal di ruang penyidik.
Mereka pun dijerat dengan kasus baru atas kematian Ulis,” ungkapnya.

Kesepuluh tersangka itu dijerat dengan pasal 170 KUHP tentang pengeroyokan. Dijerat pasal 170 selain pidana yang mereka terima sebelumnya.

Diberitakan sebelumnya,Yulius ditemukan tidak sadarkan diri pada Rabu, (14/11) lalu.
Yulius ditemukan tidak sadarkan diri di lorong tahanan sekitar pukul 12.00 WIB.

Petugas piket di depan ruang tahanan mendapat kabar dari dalam ruang tahanan bahwa ada seorang tahanan yang tidak sadarkan diri.

Dalam kondisi tidak sadarkan diri, tersangka Yulius langsung dibawa ke RS Polri Kramatjati Jakarta Timur. Pihak keluarga juga langsung dihubungi. Di RS Polri, pihak keluarga mendapat penjelasan langsung dari dokter. Untuk penyebab kematiannya saat itu masih belum diketahui.

Dari hasil pemeriksaan, ditemukan ada luka lebam di bagian lengan kiri bawah dan pinggang. Hasil visum luar tidak ada luka luar yang dialami korban. n CR1-JD

 


TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here