Pemkot Buka Sekolah Pra Nikah

0
78
Walikota dan Ketua TP PKK Kota Depok didampingi OPD saat menyerahkan buku panduan kepada peserta

Margonda | jurnaldepok.id
Untuk mencegah pernikahan dini, menjaga harmonisasi keluarga dan mencegah terjadinya perceraian, Pemerintah Kota Depok menggelar kegiatan yang diberi nama Sekolah Pra Nikah.

“Kegiatan ini merupakan bagian dari program unggulan kami yakni ketahanan keluarga, di dalam Perda dan Peraturan Walikota memang diamanahkan dan merealisasi agenda-agenda di dalam Perda. Sebab ketahanan keluarga berangkat dari pemahaman tentang makna keluarga, ini kami mulai saat ini,” ujar Mohammad Idris, Walikota Depok, Selasa (4/12).

Ia menambahkan, generasi di usia nya kini mencoba memperkuat dan meningkatkan ketahanan keluarga. Namun, kata dia, generasi saat ini harus diberikan asupan yang cukup.



“Sebenarnya bukan pernikahan dini atau usia dini, karena pemerintah mengatur untuk boleh menikah itu di usia 18 tahun, karena tingkat kedewasaan remaja di Indonesia memang budayanya seperti itu. Intinya bukan masalah pernikahan dini, tapi persiapan pernikahan itu sendiri,” paparnya.

Dikatakannya, saat ini remaja yang menikah dibawah usia 18 tahun tidak ada di Kota Depok. Kalaupun ada, kata dia, hal itu diluar data Kemenag.

“Kami akan melakukan akurasi pendataan itu, karena mungkin ada juga diluar pantauan dari KUA, nanti biasanya ada juga isbat nikah,” katanya.

Lebih lanjut ia mengatakan, presepsi kebanyakan orang menikah ini sekedar persoalan cinta.

“Namun ketika menghadapi gejolak rumah tangga banyak dari mereka yang tak siap. Setiap orang memiliki mental yang berbeda, ada yang siap ada juga yang tidak, kalau tidak siap mereka syok akhirnya bercerai,” terangnya.

Ketua TP PKK Kota Depok, Hj Elly Farida mengatakan beberapa materi yang diberikan di antaranya tentang pengertian rumah tangga dan keluarga.

“Kiat-kiat bagaimana memunculkan harmonisasi. Cinta dan seksualitas, bagaimana menjaga cinta yang fluktuatif dari aspek seksualitas dan menjadi ayah bunda yang dirindukan, agar orang tuanya sukses mengembangkan sumber daya keluarga termasuk pendidikan anak-anak,” terangnya.

Kegiatan yang diikuti oleh puluhan peserta tersebut juga dihadiri oleh perwakilan Kemenag Kota Depok, Kepala OPD dan ASN. n Rahmat Tarmuji


TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here