8 Bulan Kabur, Buronan Begal Ditangkap

0
26
ilustrasi

Cimanggis | jurnaldepok.id
Satuan Reserse dan Kriminal Polsek Cimanggis berhasil menangkap ALF atau Panay yang selama delapan bulan menjadi buronan pihak kepolisian. Pelaku merupakan yang merampok dan melukai korbannya di daerah Setu Pendongkelan, Kelurahan Tugu, Kecamatan Cimanggis, Kamis (1/3).

Kapolsek Cimanggis, Kompol Suyud kepada wartawan, Senin (3/12) mengatakan, AlF berhasil ditangkap anggotanya saat dipancing kopi darat di sebuah restoran cepat saji daerah Cibubur, Kelurahan Harjamukti, Kecamatan Tapos.

Hasil penyelidikan anggota setelah kejadian pencurian dengan kekerasan (curas) yang dialami korban Abdullah Utama (19), pelajar SMA, di Setu Pendongkelan RT 05/05, Kelurahan Tugu, Kecamatan Cimanggis.



“Selama buron pelaku mencoba kabur ke daerah Malang, Jawa Tengah yang merupakan tempat keluarganya. Selain melukai korban dengan dibacok menggunakan celurit hingga harus mendapatkan luka sobek di badan, pelaku juga mencuri motor Yamaha Mio merah B 6731 ERT milik korban,” ujarnya, kemarin.

Ia menambahkan, motor korban digadai kepada kenalan pelaku di daerah Rawa Jati Jakarta Timur, seharga Rp 500 ribu.

“Uang tersebut digunakan untuk kabur ke rumah kelurganya daerah Malang. Selama berbulan-bulan pelaku menetap di rumah keluarganya,” paparnya.

Pada saat kejadian, sambungnya, pelaku bertiga dengan temannya sedang berada di Setu Pendongkelan. Dalam keadaan pengaruh minuman keras, terjadi saling ejek dengan korban, tiba-tiba pelaku langsung membacok para korban dengan menggunakan celurit dan merampas motor.

“Korban yang terkena bacok tidak hanya Abdullah, juga temannya Fahrul Rozi (18), rata-rata masih pelajar SMA,” terangnya.

Setelah membacok menggunakan clurit, senjata tajamnya dibuang ke daerah situ.
Meski semua pelaku sudah tertangkap, yang lebih dahulu diamankan yaitu MM (24), lantaran saat mau kabur motornya mogok lalu berhasil ditangkap massa bersama ME alias Acil (19).

“Barang bukti celurit sama motor korban yang digadaikan masih dalam pencarian anggota kami di lapangan,”katanya.

Untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya, ketiga pelaku dikenakan Pasal 365 KUHP tentang pencurian dengan kekerasan ancaman pidana diatas 7 tahun penjara. CR1-JD

 


TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here