Sedih, Dua Bulan Guru Honorer Belum Gajian

0
212
Istimewa

Bojongsari | jurnaldepok.id
Momen peringatan Hari Guru terasa hambar bagi mereka yang berstatus guru honorer. Pasalnya, sudah dua bulan ini mereka belum terima honor alias gajian. Hal itu diungkapkan oleh salah seorang guru honorer di wilayah Kecamatan Bojongsari.

“Intinya guru honorer SD negeri mengapresiasi kebijakan walikota terkait bantuan honor per bulan untuk seluruh guru honorer SD negeri yang ada di Kota Depok. Hanya, dalam pencairannya jangan terlambat terus. Sampai saat ini saja sudah dua bulan belum cair,” ujar Agus Gunawan, salah seorang guru di SDN Pondok Petir 01 kepada Jurnal Depok, Minggu (25/11).

Namun begitu, Agus berharap di hari guru ini, para guru honorer di Kota Depok semakin sejahtera.



Dikatakannya, honor bagi guru honorer berasal dari APBD Kota Depok yang sudah berjalan sejak Januari 2018.

“Di awal pencairan Januari-Maret, sama bulan Oktober-November. Normalnya sih sebulan sekali. Kalu di awal mungkin karena perlu verifikasi data guru,” paparnya.

Dirinya mempertanyakan apa yang sesungguhnya menjadi kendala, apa di sekolah atau di Dinas Pendidikan.

“Besaran gaji guru honorer bervariasi, semua dilihat dari masa kerja dan pendidikan guru tersebut,” terangnya.

Sementara itu Kepala SDN Bojongsari 03, Naidih membenarkan jika guru honorer di sekolah nya pun belum menerima honor sejak dua bulan ini.

“Biasanya setiap bulan cair, di kami ada 9 orang guru honorer. Memang ada informasi akhir bulan ini akan dicairkan tiga bulan sekaligus, namun yang untuk Desember nanti dikasihnya pada bulan itu,” tandasnya.

Menanggapi hal tersebut Wakil Walikota Depok, Pradi Supriatna akan segera mengupayakan agar gaji guru honorer cepat cair.

“Gaji guru honorer sedang dalam proses pencairan, semoga hari Selasa sudah bisa ditransfer ke rekening guru-guru honorer,” tanggapnya.

Lebih lanjut ia mengatakan, gaji guru honorer akan dicairkan untuk Oktober dan November. Sementara untuk bulan Desember, uang bendahara sekolah transfer ke rekening guru pada 20 Desember.

“Pasti lah, kami tidak ingin sampai menghambat hak saudara-saudara kita, yang pasti sangat kami perjuangkan,” ungkapnya.

Tak hanya itu, Pemerintah Kota Depok juga akan mengeluarkan kebijakan agar setiap guru honorer di sekolah negeri bisa dibuatkan NUPPK. Dikatakannya, gaji guru honorer sudah ada standarnya yang dihitung dari masa kerja dan pendidikannya.

“In Sya Allah pada 2019 guru honorer akan mendapat gaji ke 13. Ke depan guru honorer yang direkrut kepala sekolah harus mendapatkan rekomendasi terlebih dahulu dari Disdik dan akan dilakukan semacam tes,”pungkasnya. n Rahmat Tarmuji

 


TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here