Cimanggis Juara Umum MTQ XIX

0
41
Walikota Depok saat memberikan piala kepada Camat Cimanggis sebagai pemenang MTQ XIX

Cimanggis | jurnaldepok.id
Untuk yang kesekian kalinya Kecamatan Cimanggis berhasil menjadi juara umum pada perhelatan Musabaqoh Tilawatil Qur’an (MTQ) XIX.

“Kebanggaan kami bukan juara umumnya Cimanggis, kalau Cimanggis dari sisi sekolah-sekolah Tahfidz Qur’an memang lebih banyak. Tapi kami justru bangga dengan Cipayung, enggak diduga peningkatannya sangat tinggi sekali, tahun lalu peringkat ke 9, sekarang peringkat kedua, bayangkan itu,” ujar Mohammad Idris, Walikota Depok, kemarin.

Ia menambahkan, selain itu Cipayung tidak terindikasi ada qori atau qoriah ‘cabutan’.



“Kami cek ngebon atau enggak nih, ternyata tidak ada. Bahkan ada juara Tafsir dari Cipayung, ini bagian kebanggan dari kami, termasuk Beji juga meningkat nilainya enggak jauh,” paparnya.

Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Depok, Asnawi mengapresiasi kegiatan MTQ sebagai wadah untuk memberikan pencerahan kepada anak-anak yang memiliki kemampuan dalam seni membaca Al-Qur’an, maupun kemampuan terhadap hafalan dan menulis Al-Qur’an.

“Kalau tanpa MTQ mereka tidak bisa berkompetisi, artinya ketika tidak berkompetisi kan statis diam aja karena enggak ada yang mana yang paling bagus dan sebagainya, tapi kalau ada kompetisi bisa diibaratkan musabaqah kompetisi jadi ada pemacunya,” tandasnya.

Lebih lanjut ia mengatakan, Kementerian Agama Kota Depok mencoba untuk menggebrak anak-anak agar tidak menonton TV setelah Maghrib. Hal itu tak lain sebagai upaya agar anak-anak dapat meluangkan waktu untuk mengaji.

“Ada semacam gerakan yang kami namakan GEMAR (Gerakan Magrib Mengaji). Gerakan ini nanti akan kami komunikasikan kepada seluruh penyuluh yang ada di kelurahan-kelurahan untuk bisa memberikan informasi kepada Majelis Taklim atau orang tua, supaya ba’da maghrib itu waktunya anak-anak mengaji,” pungkasnya. n Rahmat Tarmuji


TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here