Qori ‘Siluman’ Bakal Dicoret

0
147
Walikota-wakil walikota Depok didampingi istri bersama Kemanag Kota Depok saat menyambut ribuan kafilah dalam perhelatan MTQ ke 19 di Cimanggis

Cimanggis | jurnaldepok.id
Walikota Depok, Mohammad Idris secara tegas meminta kepada panitia Musabaqoh Tilawatil Quran (MTQ) ke 19 tingkat Kota Depok, untuk mencoret qori atau qoriah ‘siluman’ yang berasal dari luar Kota Depok.

“Jangan sampai ada peserta siluman, kalau ada diskualifikasi langsung, ambil KTP nya laporkan ke kepala daerahnya, ini anak buah bapak masuk-masuk ke Depok,” ujar Idris kepada Jurnal Depok, Rabu (21/11).

Ia menambahkan, pihaknya juga telah melakukan pengecekan dan pengawasan. Dari hasil pengecekan itu dikatakannya tidak ditemukan qori atau qoriah dari daerah lain.



“In Sya Allah aman, tapi yang namanya dunia tetap dalam pengawasan, dan akan kami terus lakukan pengawasan dan monitoring,” paparnya.

Dirinya juga meminta kepada Wakil Walikota, Pradi Supriatna untuk terus memantau kegiatan MTQ setiap harinya.

Terkait dengan pembinaan, sambungnya, mulai 2019 ada nuansa pembinaan kader qurani dibawah LPTQ. Dimana, mereka yang sudah berbakat dan potensial secara rutin akan dilakukan pembinaan.

“Jangan sampai ada qori dan qoriah asal Kota Depok direbut daerah lain, karena kami mendengar sudah ada beberapa qori dan qoriah dari Depok ditelepon daerah lain untuk mewakili daerah tersebut di tingkat provinsi dan nasional,” terangnya.

Sementara itu Wakil Walikota Depok, Pradi Supriatna mengaku siap untuk melakukan monitoring kegiatan MTQ ke 19 Cimanggis setiap harinya.

“Sesuai instruksi kami siap untuk berkeliling memonitoring kegiatan MTQ kali ini,” tandasnya.

Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Depok, H Asnawi merasa bangga dengan terselenggaranya MTQ ke 19 tahun ini.

“Alhmdulillah, para kafilah begitu antusias mengikuti MTQ tahun ini. Kalau boleh jujur, MTQ tahun ini merupakan MTQ yang terbaik. Banyak potensi dan kearifan lokal yang disuguhkan dalam acara ini,” ungkapnya.

Acara pembukaan MTQ ke 19 di Kecamatan Cimanggis diawali dengan pawai ta’aruf yang berjarak kurang lebih lima kilo meter. Acara MTQ dibagi di beberapa mimbar dan dipusatkan di Lapangan Auri, Cimanggis.

Adapun cabang yang dilombakan antara lain Tilawah, Tahfidz, Tafsir, Kaligrafi, Syahril Qur’an, Fahmil Qur’an, Murottal, Menulis Makalah Ilmiyah dan Qiro’at Sab’ah Mujawwad. n Rahmat Tarmuji


TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here