FPI Polisikan Caleg Yang Diduga Menistakan Ummat Islam

0
181
Pengurus FPI menunjukkan bukti laporan terhadap salah seorang caleg yang menistakan ummat Islam

Margonda | jurnaldepok.id
Badan Hukum Front Pembela Islam (FPI) Kota Depok, melaporkan seorang calon anggota legislatif dari salah satu Parpol karena diduga menghina Habib Rizieq Shihab dan ummat Islam.

“Ya kami Badan Hukum FPI Kota Depok datang ke Polresta Depok untuk melaporkan atas nama satu akun media sosial berinisial SS, lantaran diduga melecehkan Habib Rizieq Shihab dan ummat Islam,” ujar Ketua Badan Hukum FPI Depok, Bayu Wiryawan, di Polresta Depok, Rabu (21/11).

FPI mengaku terpaksa menempuh jalur hukum, karena akun itu berisi ujaran kebencian dan melecehkan umat Islam. Akun tersebut menyatakan Habib Rizieq ibarat sampah di negara tempat dia tinggal sekarang, yaitu Arab Saudi.



“Ini sangat menyinggung pribadi Habib dan dia juga menyatakan bahwa seorang cucu Nabi tidak dihormati dan meniadakan peran serta Allah dengan kata-kata di mana si Allah,” paparnya.

FPI, sambungnya, menolak adanya musyawarah untuk menyelesaikan baik-baik masalah itu, meski ada tawaran dari Pemerintah Kota Depok.

Dia menginginkan, masalah itu diproses hukum dan dibuktikan salah atau benar di pengadilan kedepannya.

“Kami ingin ini dibuktikan di ranah hukum, karena ini sudah tersebar luas. Ini kan, ada Undang-undang ITE (Informasi dan Transaksi Elektronik). Ini pelecehan, penghinaan terhadap agama, dan imam besar,”katanya.

Bayu mendesak polisi segera mengusut tuntas kasus itu dengan hukum pidana, terutama menjerat terlapornya dengan Undang-undang ITE.

Memang, kata dia, sejauh ini belum diketahui si pemiliki akun dengan sengaja menuliskan kalimat tak pantas itu ataukah akunnya telah diretas orang lain.

“Ujaran dalam akun itu sudah telanjur menyebar, karenanya cukup merasahkan masyarakat, terutama umat Islam,” ungkapnya.

Laporan yang disampaikan kubu FPI dilengkapi foto akun atas nama SS terlihat seorang wanita dengan tangan terkepal berlatar belakang lambang Parpol juga tertulis calon anggota legislatif Kota Depok.

Kepala Sub Bagian Hubungan Masyarakat Polresta Depok, Ajun Komisaris Polisi Firdaus menambahkan, aparatnya belum dapat memberikan keterangan apapun, karena baru akan memulai penyelidikan atas laporan tersebut.

Sementara itu Wakil Bendahara Dewan Pimpinan Pusat Front Pembela Islam, Habib Idrus Al Gadri menambahkan, postingan yang diduga dilakukan oleh caleg tersebut dengan tendesius menghina umat Islam.
“Kalau kami pelajari postingan oleh caleg tersebut menghina kami sebagai umat Islam dan Allah SWT,” tandasnya.

Dirinya mendukung langkah yang dilakukan teman-teman FPI Depok. Dia berharap pihak penegak hukum menindaklanjuti laporan tersebut, karena postingan atau statemen caleg di media sosial sangat menyinggung perasaan umat Islam. n CR1-JD

 


TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here