Begal Spion Mulai Marak

0
54
ilustrasi

Cinere | jurnaldepok.id
Pelaku pencurian atau begal kaca spion mobil beraksi di Jalan Masjid, Kecamatan Cinere.
Salah satu warga yang menjadi korbannya adalah Dwi Novita, (24) karyawati yang melaporkan kehilangan kedua spion mobil sedan Mazda 2 miliknya.

Berdasarkan keterangan Dwi, dirinya mengetahui setelah dibangunkan tidur oleh tetangga rumahnya sekitar pukul 02.30 WIB.

“Lagi istirahat sama tetangga dibangunkan kalau spion mobil saya telah hilang,”ujarnya kepada wartawan saat melaporkan kehilangan di depan anggota SPKT Polsek Limo, Rabu (21/11).



Selama tiga tahun mobil diparkir di lapangan terbuka sekitar lokasi kejadian, menurut Dwi tidak pernah terjadi kehilangan dan baru kali ini kejadian.

“Ini baru pertama kali peristiwa pencurian, sebelumny ada mobil tetangga Fortuner kedua spionnya juga dicuri dilokasi tempat parkir yang sama,”tambahnya.

Wanita berparas cantik ini mengaku paling tidak setelah ada beberapa kejadian seperti ini dari pihak keamanan setempat bisa ditingkatkan.

“Kehilangan spion mobil saya ini belum dilaporkan ke perangkat RT. Tapi paling tidak ada perhatian bagi perangkat RT untuk bisa menanggulangi masalah tersebut untuk melakukan ronda atau ditempatkan hansip,”katanya.

Kapolsek Limo, Kompol Mohamad Iskandar mengatakan pihaknya akan menurunkan anggota untuk melakukan patroli jam-jam rawan.

“Paling tidak untuk terciptanya situasi kondisi yang kondusif partisipasi masyarakat sangat dibutuhkan untuk melakukan Pamswakarsa di lingkungan,” tanggapnya.

Sebelumnya pencurian atau aksi begal kaca spion mobil beraksi dalam satu malam, aksi pencurian ada dua unit mobil yang kaca spionnya digasak para pelaku. Kejadian di wilayah Kelurahan Pondokcina, Kecamatan Beji, dimana dua mobil jenis minibus yang terparkir di garasi dan halaman rumah kaca spion digasak oleh para pencuri.

Kejadian pertama terjadi di Jalan Karya Bakti RW 03 Kampung Poncol, Kelurahan Pondokcina, dimana para pelaku berhasil menggasak dua spion mobil yang terparkir di dalam garasi rumah.

Sarmili, salah satu korban kepada wartawan mengatakan, pencurian kaca spion diketahui oleh dirinya saat ingin menghidupkan mesin mobilnya.

Naas saat ingin memanaskan mobilnya, dirinya melihat satu spio mobilnya sudah tidak ada.

“Kami kaget pas mau manasin mobil satu kaca spion sudah tidak ada, kami lihat yang satunya lagi ternyata juga sudah hilang,”katanya.

Dia mengatakan, ternyata tidak hanya kaca spion mobilnya saja yang dicuri akan tetapi di wilayah di Pondokcina lainnya juga dibegal oleh pelaku.

Pencurian juga terjadi di Jalan Bungur 2 Gang Kapuk terhadap kaca spion milik Iwan Tooy.
Pelaku berhasil melarikan diri, sebelumnya sempat kepergok masyarakat setempat dengan sepeda motor jenis matic.

“Didug pelaku berjumlah dua orang, dengan memakai kupluk dikepala, pelaku melarikan diri setelah dipergoki salah seorang warga,” ungkapnya.

Aksi pencurian kaca spion mobil juga terjadi di pusat keramaian Jalan Margonda, dimana korbanya salah satu pekerja proyek pembangunan di apartemen Jalan Margonda.

Saat itu mobil korban sedang terparkir di depan kantornya di jalan Margonda, naas dua kaca spion mobil merk pajero ini digasak para pelaku. n CR1-JD

 


TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here