Pembacok Driver Ojek Online Diciduk

0
112
Inilah para pelaku kejahatan dengan kekerasan yang berhasil ditangkap jajaran Polresta Depok

Margonda | jurnaldepok.id
Aparat Kepolisian Polresta Depok meringkus sekitar empat terduga pelaku pencurian dengan penganiayaan dengan menggunakan senjata tajam di beberapa lokasi.

Kasat Reskrim Polresta Depok, Kompol Deddy Kurniawan, Senin (19/11) mengatakan mereka yang diringkus adalah Prasetta Abdulrahman alias Pesek (20), Obi (18), Angga (18) dan KS (17). Mereka semua tercatat sebagai warga Gang Uki, Kampung Pitara, Kecamatan Pancoran Mas.

Dari keempat terduga satu pelaku masih dibawa umur dan dua pelaku merupakan residivis dengan kasus tawuran dan pencurian di wilayah hukum Kota Depok.



Keempatnya diduga melakukan kasus Pencurian dengan kekerasan. Korbannya adalah pengemudi ojek online dan pedagang nasi goreng.

“Para pelaku diamankan anggota kami di Kampung Pitara, Rangkapan Jaya Pancoran Mas, tanpa adanya perlawanan dari mereka,” ujarnya.

Modus yang dilakukan adalah melukai korban dengan senjata tajam, jika korban tidak memberikan barangnya seperti HP kepadanya. Biasanya mereka membekali diri dengan celurit untuk meminta paksa harta korban.

Dari catatan kepolisian, mereka sudah tiga kali beraksi. Yaitu di Jalan Agan Tanah Cimo RT 01/10 Kelurahan Tanah Baru, Kecamatan Beji, lokasi kedua di Jalan Bangau Raya 07/13 Kelurahan Depok Jaya, Kecamatan Pancoran Mas, dan lokasi ketiga di Jalan Raya Krukut RT 01/02 Kelurahan Krukut, Kecamatan Limo.

“Pelaku terkenal sadis saat beraksi. Karena mereka tak segan melukai korban. Dalam dua malam berturut-turut, mereka melakukan aksi di tiga lokasi,” paparnya.

Korban di Jalan Bangau diketahui adalah N (17) dan A (16). Setelah berhasil mereka langsung melarikan diri ke wilayah Krukut, Limo. Disana pelaku merampas ponsel milik penjual nasi goreng bernama Ahmad Isoful.

Tindak kriminal itu dilanjutkan di hari berikutnya, Sabtu (17/11) pukul 22.00 WIB di Jalan Agan Tanah Baru Beji. Mereka memalak ponsel milik seorang remaja.

“Kemudian datang korban yaitu Adimas untuk membantu. Namun korban diancam dan dibacok pelaku yang kemudian melarikan diri. Saat ini pelaku masih diamankan di Polresta Depok.
Barang bukti yang diamankan yaitu satu senjata tajam, dua ponsel dan dua unit motor.
Mereka dijerat pasal 365 tentang Pencurian dengan kekerasan. Ancaman hukuman diatas lima tahun,” tegasnya.

Sementara itu salah satu pelaku yakni, Pesek mengaku melakukan aksi penodongan menggunakan senjata tajam karena kebutuhan ekonomi.

“Ya nodong pakai cerulit, hasil todongan akan dijual dan duitnya buat jajan aja, kalau cluritnya kami beli dari media sosial di facebook,”katanya.
Remaja yang putus sekolah ini mengaku melakukan aksinya di wilayah Kota Depok secara bersama-sama rekannya. n CR1-JD

 


TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here