Dua Mobil Box Pengangkut Miras Diamankan

0
78
Petugas Satpol PP saat mengamankan mobil box yang mengangkut ribuan botol miras

Pancoran Mas | jurnaldepok.id
Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Depok berhasil menyita sebanyak 3.756 botol miras berbagai jenis dalam 313 dus, yang dibawa dua mobil box engkel dan hendak didistribusikan ke sejumlah took penjual miras di Kota Depok.

Plt Kepala Satpol PP Kota Depok, Yayan Arianto menjelaskan dua tim yang diturunkan dalam operasi miras ini mulai bergerak ke lapangan dan melakukan pemantauan di beberapa titik yang disinyalir adanya transaksi miras ilegal di Depok sejak Minggu (18/11) malam pukul 22.50.

Setelah beberpa lama, Senin (19/11) dinihari atau lewat Minggu tengah malam, pihaknya mendapati sebuh mobil box engkel menurunkan miras di depan sebuah toko di Jalan Kartini, Kelurahan Depok Jaya, Kecamatan Pancoran Mas.



“Sopir dan kernet mobil box langsung kami amankan dan kami data. Seluruh miras di mobil box mereka juga langsung kami sita,” ujar Yayan, kemarin.

Semua botol miras ilegal yang disita dibawa ke Kantor Satpol PP Depok, serta sopir dan kernet mobil box pembawa miras didata untuk dikenakan tindak pidana ringan dan diajukan ke meja hijau.

Dari pendataan, kata dia, diketahui sopir mobil box adalah Ade Sudrajat dengan kernet bernama Andre Saputra.

“Dari dalam mobil box mereka kami sita 146 dus miras dengan jumlah total sebanyak 1.752 botol miras,” katanya.

Dari keterangan sopir dan kernet mobil box itu, diketahui miras akan disalurkan ke sejumlah toko penjual miras di Depok. Dari keterangan mereka pula, diketahui ada satu mobil box engkel lainnya, yang sedang mengantar dan mengirimkan miras ke beberapa toko penjual miras di wilayah Pitara, Kali licin dan Cipayung.

Berdasarkan keterangan mereka itu, tim bergerak melakukan pemantauan ke wilayah yang dimaksud. Hasilnya memuaskan, anggota Satpol PP Depok menghentikan dua mobil yang mengangkut minuman keras ribuan botol.

“Di Jalan Cipayung di depan RS Citama, tim kami melihat mobil box engkel yang dimaksud dan langsung dihentikan,” ungkapnya.

Setelah diperiksa, dipastikan di dalam mobil box engkel itu terdapat ribuan botol miras dalam beberapa ratus dus, yang hendak didistribusikan ke sejumlah toko penjual miras di Depok.

“Miras di dalam mobil box engkel langsung kami sita dan kami bawa ke Kantor Satpol PP. Juga kedua awak mobil box yakni sopir dan kernet kami data identitasnya,” katanya.

Ada sekitar 2.004 botol miras dalam 167 dus yang disita pihaknya dari mobil box engkel kedua.
Sementara sopir dan kernet mobil boks diketahui bernama Umar dan Dimas.

“Dengan begitu, dalam operasi miras pada, Senin dinihari, totalnya ada 3.756 botol miras dalam 313 dus dari dua mobil box engkel yang berhasil kami sita dan amankan,” jelasnya.

Untuk total nilai dari 3.756 miras yang diamankan ini, kata Yayan, sedikitnya mencapai Rp 150 Juta.

Sementara itu operasi gabungan tiga pilar jajaran Polsek Beji berhasil menyita ratusan botol minuman keras dari sebuah rumah di daerah Beji, Kota Depok, Sabtu (17/11) dini hari.

Operasi dipimpin Kapolsek Beji, Kompol Yenny Angreni Sihombing dibantu 11 personil gabungan Koramil Beji, dan satpol PP Kecamatan Beji, melakukan penggeledahan rumah milik ES ibu rumah tangga, di Jalan Buntu, Beji. Petugas berhasil menyita sebanyak 211 botol miras berbagai merek.

Operasi dilanjutkan ke sebuah toko kelontong milik SEL,di Jalan KH Usman, petugas kembali menyita sebanyak 127 botol miras.

“Operasi tiga pilar ini menyisir peredaran miras yang masih diketahui dijual secara diam-diam.
Berkat informasi masyarakat sejumlah tempat yang ditenggarai menjual miras telah kami razia,” ungkapnya.

Dia mengungkapkan, untuk menciptakan suasana kamtibmas aman dan kondusif wilayah Beji, anggota rutin melakukan patroli di jam-jam rawan.

“Anggota kring serse kami juga sudah ditempatkan di sejumlah titik rawan antisipasi kejahatan konvensional 3 C (Curanmor, Curat, dan Curas), dan street crime,”pungkasnya. n CR1-JD

 


TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here