Ini Penjelasan Polisi Terkait Tahanan Tewas

0
46
Salah seorang pengguna jalan saat melintas di depan Polresta Depok

Margonda | jurnaldepok.id
Seorang Tahanan kasus dugaan pencurian sepeda motor tewas di dalam sel tahanan Polresta Depok di Jalan Margonda. Tahanan tersebut diketahui bernama Yulius alias Ulis dalam kasus pencurian kendaraan bermotor yang aksinya terekam kamera CCTV di Jalan Juanda Depok, Senin (12/11).

Ulis menggasak motor korban yang diparkir di pinggir jalan. Ketika didalami dari CCTV barulah petugas mengamankan Ulis pada, Selasa (13/11). Namun baru sehari mendekam di sel, Ulis dikabarkan tewas pada, Rabu (14/11) siang. Dia disebut tewas dalam ruang tahanan, bukan di ruang penyidikan.

“Tidak benar ada tahanan atau tersangka yang meninggal di ruang riksa,” ujar Kasubag Humas Polresta Depok AKP Firdaus, Jumat (16/11).



Dia menceritakan kronologis meninggalnya Yulius pada, Rabu siang (14/11). Di mana, sekitar pukul 12.00 WIB piket jaga tahanan menerima informasi dari dalam tahanan bahwa ada tahanan yang tidak sadarkan diri.

“Piket Tahanan dan Barang Bukti (Tahti) menghubungi Urkes Polresta Depok. Sat itu diduga yang bersangkutan sudah meninggal dunia,” katanya.

Kemudian pihaknya membawa Yulius ke RS Polri Kramat Jati untuk visum dalam dan luar.
Saat itu pihak keluarga menolak dilakukan visum dalam sehingga penyebab kematin Ulis belum diketahui.

“Untuk mengetahui penyebabnya itu harus dilakukan visum dalam. Tapi saat di RS Polri pihak keluarga menolak untuk visum dalam,” katanya.

Ditegaskan pihaknya, bahwa tidak ada luka robek di jasad Ulis. Namun yang ada adalah luka memar akibat benda tumpul yang diduga bisa karena benturan dari sebelum Ulis ditangkap penyidik.

“Memar ada di tangan bagian bawah,” ungkapnya.

Diberitakan sebelumnya, Ulis mencuri motor dengan modus menggunakan kendaraan dan berputar keliling melihat situasi. Ketika ada motor yang diparkir dan pemiliknya lalai, akhirnya pelaku mengambil motor tersebut.

“Uniknya, pelaku meninggalkan kendaraannya di sekitar TKP tersebut,” kata Kasat Reskrim Polresta Depok, Kompol Deddy Kurniawan.

Polisi menduga aksi pelaku tidak hanya kali ini saja, dan langsung melakukan pengembangan terhadap kasus ini. Dari tangan pelaku, polisi mengamankan satu unit sepeda motor matic milik pelaku yang ditinggalkan di sekitar TKP.

“Pelaku pun dijerat pasal 362 dan 363 KUHP dengan ancaman hukuman 7 tahun penjara,” pungkasnya. n CR1-JD

 


TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here