Jemaat Ahmadiyah Diminta Membubarkan Diri

0
47
Kejaksaan Negeri Depok saat melakukan dialog dengan Jemaat Ahmadiyah

Kota Kembang | jurnaldepok.id
Seluruh pengurus dan pengikut Jemaat Ahmadiyah Indonesia (JAI) yang berada di Kota Depok, diminta untuk membubarkan diri dan tidak melakukan aktivitasnya lagi.

Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Depok, Sufari mengatakan, JAI
tidak melakukan kegiatan yang meresahkan masyarakat hingga membuat konflik dilingkungan sekitar.

“Kami sudah berulang kali mengingatkan dan meminta kegiatan JAI tidak dilakukan lagi dalam bentuk apapun,” katanya.



Kegaiatan dalam bentuk apapun yang selama ini dilakukan di satu tempat di kawasan tersebut sudah berulang kali dilarang sesuai peraturan SKB tiga Menteri untuk menjaga ketetertiban, ketentraman, kenyamanan dan ketenangan masyarakat yang beada di sekitar lokasi.

Keresahan warga sekitar terhadap aktivitas Jemaat Ahmadiyah belakangan kembali muncul sehingga perlu diantisipasi dan ditangani sejak awal agar tidak terjadi aksi anarkis atau main hakim sendiri masyarakat sekitar.

Dia menambahkan, mereka yang mengaku pengurus dan lainnya sudah diberikan peringatan agar tidak lagi melakukan aktivitas serta mengajak untuk mereka kembali berbaur dengan masyarakat luas.

Tim Pengawas Aliran Kepercayaan Masyarakat (Pakem) Kota Depok, sudah memanggil dan meminta pengurus maupun pengikut JAI untuk tidak melakukan berbagai kegiatan lagi.

“Kami meminta mereka untuk membubarkan diri dan bersosialisasi kembali dengan masyarakat sekitar, serta menghentikan kegiatan maupun aktivitas berkaitan dengan agama,” pungkasny. n CR1-JD

 


TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here