Aduh…Berkas NMI Dibalikin Lagi ke Polisi

0
114
Mantan Walikota Depok, Nur Mahmui Isma'il usai menjalani pemeriksaan di Polresta Dek beberapa waktu lalu

Kota Kembang | jurnaldepok.id
Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Depok mengembalikan lagi berkas penyidikan korupsi mantan Wali Kota Depok, Nur Mahmudi dan mantan Sekretaris Daerah Kota Depok, Harry Prihanto ke pihak Kepolisian Polresta Depok.

Kepala Kejaksaan Negeri Kota Depok, Sufari mengatakan pihak kejaksaan menyatakan berkas perkara Nur Mahmudi dan Harry Prihanto belum lengkap dan kembali dikembalikan.

“Kami kembalikan ke penyidik, belum lengkap semuanya,” ujarnya saat ditemui Kantor Kejaksaan Negeri Kota Depok, Rabu (14/11).



Sufari tidak memberikan penjelasan perihal dikembalikannya berkas NMI dan HP ke tim penyidik Polresta Depok.

Sementara itu Plh Kasubbag Humas Polres Depok, AKP Firdaus membenarkan kalau berkas NMI dan HP kembali dibalikin ke Polresta Depok.

“Iya (sudah dikembalikan) kedua kalinya pada kami untuk memenuhi petunjuk-petunjuk dari jaksa yang dirasa belum lengkap,” tandasnya.

Firdaus mengatakan, pengembalian berkas dilakukan pekan lalu. Ia tidak menjelaskan detail terkait kekurangan yang diminta pihak kejaksaan.

“Yang pasti penyidik kami akan memenuhi petunjuk-petunjuk dari JPU dan secepatnya kami akan coba penuhi untuk dikembalikan ke Kejari kembali,” katanya.

Ia mengatakan, perkara ini juga menjadi perhatian Komisi Pemberantasan Korupsi ( KPK).

“Kalau KPK kan memang kami sudah pernah gelar (perkara) juga, jadi P 18 (hasil penyelidikan belum lengkap), (pengembalian berkas) yang kedua ini memang diberi atensi KPK,” jelasnya.

Pihak kepolisian sebelumnya melimpahkan berkas perkara Nur Mahmudi dan Harry ke Kejaksaan Negeri Depok pada 22 Oktober 2018.

Polisi telah menyatakan Nur Mahmudi dan Harry sebagai tersangka kasus penyelewengan dana pengadaan lahan untuk Jalan Nangka, Kecamatan Tapos pada Tahun 2015. n CR1-JD

 


TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here