Pemkot Depok Alokasikan Dana Bencana Lebih dari Rp 5 Miliar

0
73
Walikota Depok saat menijau lokasi titik longsor di Jalan Raya Citayam

Sawangan | jurnaldepok.id
Walikota Depok, Mohammad Idris mengungkapkan pihaknya telah mengalokasikan dana Bantuan Tak Terduga (BTT) untuk menanggulangi bencana alam di wilayah Depok. Adapun besarannya mencapai Rp 5 miliar lebih.

“Sebagian besar menggunakan BTT sebagiannya APBD, karena memang sudah kami rencanakan di ABT ini. Jumlahnya kami belum tahu persis nanti bisa ditanya ke PUPR, pasti lebih (Rp 5 miliar,red),” ujar Idris kepada Jurnal Depok, Senin (12/11).

Namun begitu, sambungnya, untuk BTT belum ada nominalnya sehingga BTT baru bisa direalisasikan Januari dan baru bisa ditambah di APBD murni 2019 yang akan diserahkan di akhir bulan ini.



“Realisasinya syukur-syukur bisa di Desember paling telat Januari. BTT lebih dari Rp 5 miliar dan ABT sekitar itulah,” paparnya.

Lebih lanjut ia mengatakan, pemerintah kota sebelumnya telah mengantisipasi kejadian-kejadian longsor yang memang sebelumnya sudah diprediksi. Melihat, kata dia, secara kasat mata lokasi tersebut berpotensi longsor.

Dikatakannya, beberapa langkah telah dilakukan untuk mengantisipasi kejadian longsor, termasuk pembenahan bangunan yang perlu ditertibkan khususnya bangunan yang berada di pinggir kali dan melanggar GSS.

“Ini harus dilakukan dan terintegrasi dengan kegiatan-kegiatan perizinan bangunan dan kinerja penegakkan perda,” ungkapnya.

Paska kejadian longsor, Idris bersama PUPR sore kemarin langsung meninjau lokasi yang berad di Jalan Raya Citayam.

Sebelumnya peristiwa longsor terjadi di beberapa titik di wilayah Depok. Longsor pertama menimpa sebagian bangunan Mushola Al-Jihad di RW 05, Kelurahan Jatijajar, KecamatanTapos, tepatnya di sisi atas Kali Baru di Jalan Raya Bogor. Akibatnya bagian belakang mushola ambruk dan hancur hingga ke sisi Kali Baru di bawahnya.

Lokasi lain tanah longsor terjadi di di pekerjaan saluran Jalan Benda Kramat Bukit Cengkeh 1 RT 03 RW 01 Kelurahan Tugu, Kecamatan Cimanggis.

Warung beserta aset milik warga sudah amblas, aliran air dari Taman Duta Sukmajaya masuk ke kolam renang Tirta Sanden.

“Kami khawatir akan jebol lagi aliran air bermuara ke Bukit Cengkeh 1 dan 2, korban ada lima orang terbawa longsor dapat diselamatkan,” ujar Ansori, petugas Damkar Pos Walikota, kemarin petang.

Sebelumnya longsor juga terjadi di Tebing Kalibaru, Kelurahan Ratujaya, Kecamatan Cipayung persisnya pintu masuk perumahan Permata Regency, Jumat (9/11).

Akibatnya turap longsor menyebabkan empat lapak milik pedagang tertimbun tanah longsor.
Nadih, salah satu saksi mata di lokasi tersebut mengatakan, turap tersebut longsor karena tidak kuatnya pondasi turap menahan beban di atasnya. n Rahmat Tarmuji

 

 


TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here