Yayan Dimutasi, Ini Kata Walikota

0
217
Prosesi mutasi pejabat eselon II di lingkup Pemerintah Kota Depok

Margonda | jurnaldepok.id
Walikota Depok, Mohammad Idris melakukan mutasi bagi pejabat eselon II di lingkup Pemerintah Kota Depok. Yayan Arianto, yang seblumnya menjabat sebagai Kepala Satuan Polisi Pamong Praja, kini menduduki jabatan salah satu asisten di Pemerintahan Kota Depok.

“Kami akan melakukan roling empat eselon II yang kosong, makanya staf ahli dan asisten tidak dilelang, dinas teknis lah yang dilelang, ini arahan dari BKN dan KASN. Karena kalau staf ahli dan asisten bukan dinas teknis pelaksana namun sebagai pembanntu dan pendukung walikota, wakil walikota dan Sekda dalam menjalankan tugas pemerintah,” ujar Idris kepada Jurnal Depok, kemarin.

Dari itu, sambungnya, harus ada yang dipindah dan kesepakatan dari Baperjakat yang akan dilelang adalah Satpol PP.



“Dari itu Pol PP dalam proses lelang harus dikosongkan. Pak Yayan bukan masah kinerja, kalau kinerja ia sudah bagus. Namun kami mempertimbangkan masalah usia dan kesehatan, inilah yang kami ambil menjadi asisten untuk membantu kami. Bukan berarti ringan, ringannya asisten dan staf ahli mereka bukan sebagai KPA saja,” paparnya.

Lebih lanjut ia meyakinkan, bahwa mutasi yang dilakukannya terhadap Kasatpol PP akhir pekan kemarin tidak ada unsur apapun.

“Enggak ada, professional kok. Kinerja sangat bagus, bahkan serapan anggaran Pol PP paling besar, terus terang, jujur,” ungkapnya.

Untuk menggantikan posisi Yayan, pihaknya akan segera melakukan lelang jabatan dalam waktu dekat ini.

Mutasi yang dilakuan pada, Jumat (9/10) menyisakan tanda tanya besar di kalangan masarakat tak terkecuali birokrat dan pemerhati pemerintahan. Pasalnya, kinerja Yayan selama ini dinilai sangat baik dalam menegakkan peraturan daerah. n Rahmat Tarmuji

 

 


TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here