Dugaan Mark Up Pembuatan Taman Di Limo jadi Bola Liar

0
156
Inilah Taman Merak di Komplek Perumahan Griya Rw 10 Kelurahan - Kecamatan Limo

Limo | jurnaldepok.id
Sejumlah kalangan kini sedang menanti progres penanganan masalah dugaan penggelembungan pagu anggaran Taman Merak di Komplek Perumahan Griya Rw 10 Kelurahan – Kecamatan Limo, yang sempat dilontarkan oleh Koordinator Forum Komunikasi – Asosiasi Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (FKA-LPM) Kecamatan Limo, Risani Pattisahusiwa pada beberapa pekan silam.

Dari pernyataan tersebut muncul kabar bahwa pihak Kejaksaan telah memanggil Kontraktor Proyek taman senilai hampir Rp 1 Milyar tersebut. Namun hingga saat ini Jurnal Depok belum mendapatkan progres hasil penanganan dari pihak terkait baik dari Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) selaku pihak pengadaan proyek maupun kontraktor pelaksana proyek serta institusi yang telah melakukan penyelidikan.

Atas dugaan penggelembungan pagu anggaran pada proyek itu, bahkan Koordinator FKA – LPM Risani Pattisahusiwa yang tadinya begitu semangat memberikan komentar soal keganjilan pagu anggaran proyek yang menggunakan anggaran APBD 2018 kini enggan berkomentar.



“Maaf silahkan kalau beritanya mau ditindak lanjuti, tapi saya jangan dilibatkan lagi, ” ujar Risani seolah menghindar dari pertanyaan prihal polemik dugaan mark up proyek Taman Merak Limo.

Pantauan Jurnal Depok kemarin siang, melihat tidak ada penambahan fasilitas ditaman sejak taman dibuka untuk umum pada beberapa pekan silam. Hal itu menandakan bahwa proyek pembangunan Taman Merak memang sudah selesai dengan fasilitas tempat duduk pengunjung, ayunan untuk bermain anak anak, lapangan futsal dan arena jogging track. n Asti Ediawan

 


TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here